Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Era Baru Layanan Ritel Otomotif: Ketika Sentuhan Robot Mornine Menyapa Konsumen

📅 Senin, 07 Sep 2026, 21:45 WIB | Oleh:
Era Baru Layanan Ritel Otomotif: Ketika Sentuhan Robot Mornine Menyapa Konsumen Doc: ANTARA/Pamela Sakina
Ket. Robot humanoid yang dikembangkan oleh AiMOGA Robotics dipamerkan di stan Chery dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (6/8).

JAKARTA - Robot humanoid Mornine buatan AiMOGA Robotics, anak perusahaan robotika milik Chery, mulai dikerahkan untuk mendukung operasional dan layanan diler kendaraan di Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan, Senin (7/9).

Namun, perusahaan belum menyampaikan informasi terperinci mengenai jumlah, jenis, dan lokasi-lokasi layanan dealer kendaraan yang telah menggunakan dukungan robot humanoid tersebut.

Menurut siaran pers perusahaan yang diterima di Jakarta pada Senin, Mornine bisa menjalankan sejumlah fungsi di lingkungan layanan ritel otomotif, seperti menerima tamu, memandu pengunjung, memberikan pelayanan konsultasi, dan mendukung interaksi dengan pelanggan.

Model penggunaan tersebut menurut perusahaan merupakan bagian dari 100 lebih skenario penggunaan nyata produk dan solusi robotika AiMOGA di berbagai sektor industri di dunia.

Perusahaan menyebut Mornine sebagai robot humanoid pertama di dunia yang lolos tiga sertifikasi dan standar Uni Eropa yang mencakup aspek perangkat keras dan lunak, yakni CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), dan CE-RED (Radio Equipment Directive).

"Bagi AiMOGA Robotics, sertifikasi tidak pernah sekadar menjadi tahapan administratif, melainkan menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan di dunia nyata," kata Presiden Chery International sekaligus Presiden AiMOGA Robotics, Zhang Guibing.

"Kami selalu menempatkan keselamatan, keandalan sistem operasional, serta perlindungan data sebagai prioritas utama," katanya.

Robot humanoid Mornine menurut perusahaan telah melalui penilaian pemenuhan standar yang dilakukan oleh TUV Rheinland, lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi independen yang diakui secara global.

Mornine sudah menjalani sertifikasi CE-MD yang mencakup aspek keselamatan mekanis, kelistrikan, dan fungsional serta sertifikasi EN 18031 yang mencakup keamanan siber dan perlindungan data.

Robot humanoid itu dinilai memenuhi persyaratan EN 18031-1:2024 untuk keamanan siber dan EN 18031-2:2024 untuk proteksi data.

Selain itu, Mornine sudah menjalani sertifikasi CE-RED yang mencakup pengujian kompatibilitas elektromagnetik dan stabilitas sinyal pada modul komunikasi.

Mornine juga telah menjalani penilaian sertifikasi Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat, yang mencakup ketentuan teknis mengenai frekuensi radio dan interferensi elektromagnetik pada perangkat komunikasi nirkabel.

AiMOGA saat ini memperluas kehadirannya ke lebih dari 60 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam di Asia Tenggara.

Perusahaan melihat Indonesia sebagai salah satu pasar potensial solusi robotika untuk layanan ritel, layanan kesehatan, layanan publik, serta layanan lain yang membutuhkan interaksi teknologi dan manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Warga Swiss Memilih Tetap N...
Luar Negeri
Trump Beri Sinyal Ada Lebih...
Rona
VFS Global Buka Layanan Vis...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.