Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Bersih-bersih Sampah oleh Calon Kontingen Garuda Bhayangkara

📅 Senin, 07 Sep 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Bersih-bersih Sampah oleh Calon Kontingen Garuda Bhayangkara Doc: Antara
Ket. Para calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA mengikuti rangkaian Latihan Pra Tugas (Latpragas) dan Jalan Juang yang diisi dengan aksi sosial bersih Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (7/9/2026).

Yogyakarta - Calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA menggelar aksi sosial menangani sampah di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Jalan Juang dan Latihan Pra Tugas (Latpragas) 2026.

Salah satu personel calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA Iptu Thomas di Bantul, Senin, mengatakan sekitar 150 peserta dan puluhan instruktur mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 5-11 September 2026.

"Aksi ini bagian dari pembekalan personel sebelum menjalankan misi internasional. Kami tidak hanya dilatih dari sisi fisik dan kemampuan operasional, tetapi juga ditanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, aksi bersih sampah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab para personel yang menggunakan Pantai Parangtritis sebagai salah satu lokasi camp pelatihan calon personel Kontingen Garuda Bhayangkara.

"Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar camp," ujarnya.

Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi para personel untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sebelum menjalankan tugas di luar negeri.

Sebelumnya, para personel juga telah melaksanakan kegiatan community policing atau perpolisian masyarakat bersama warga sekitar kawasan latihan untuk memperkenalkan rangkaian latihan yang mereka jalani sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

"Kami juga sudah melakukan community policing dengan warga sekitar. Kami menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan tugas dan kami meminta doa serta dukungan masyarakat agar nantinya bisa melaksanakan misi dengan baik dan membawa nama Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, peserta rangkaian kegiatan Jalan Juang dan Latpragas Divhubinter Polri 2026 akan menjalani berbagai simulasi, seperti security camp, patroli area of responsibility (AOR), cleaning campaign, community policing, hingga penanganan hostage rescue.

Selanjutnya, para peserta akan kembali menjalani long march dengan jarak puluhan kilometer melewati berbagai medan di wilayah Bantul. Rangkaian latihan tersebut menjadi bagian dari pembentukan kesiapan fisik, mental, kemampuan taktis, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sebelum menjalankan tugas misi perdamaian.

"Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Jumat (11/9/2026) melalui Upacara Tradisi Pembaretan di Camp Garuda Pantai Parangtritis," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Babak Pertama Skuad Garuda Harus Mencetak Gol

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Babak Pertama Skuad Garuda ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.