Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tidak Sampai ke Jawa Tengah

📅 Senin, 07 Sep 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tidak Sampai ke Jawa Tengah Doc: Antara
Ket. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas Catursasi Penanggungan menjawab pertanyaan para pewarta di Semarang, Senin (7/9/2026).

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa sampai saat ini belum terpantau abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah tersebut, tetapi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas Catursasi Penanggungan, di Semarang, Senin, mengatakan, pihaknya bersama BPBD di 35 kabupaten/ kota telah melakukan penilaian di sejumlah wilayah yang berbatasan dengan Jawa Barat.

"Ada informasi simpang siur terkait dampak langsung (abu letusan Anak Krakatau, red.) kepada masyarakat (Jawa Tengah). Untuk menjelaskan isu-isu itu, harus didukung dengan data," kata Bergas.

Dari penilaian yang dilakukan mulai Cilacap, Kebumen, Purworejo, Brebes, Tegal, Banyumas, hingga meluas ke wilayah timur, BPBD Jateng menyimpulkan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau belum berdampak pada aktivitas warga.

Setelah dilakukan penilaian di beberapa wilayah dan analisis meteorologi, Bergas menyatakan belum ada residu abu vulkanik GAK yang sampai di Jateng.

"Setelah kita cek di beberapa wilayah, hal yang mengganggu aktivitas kehidupan penghidupan masyarakat belum terjadi," ujar Bergas.

Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau warga untuk tetap waspada, misalnya dengan menggunakan masker saat bepergian atau beraktivitas di luar rumah.

Ia juga menginstruksikan agar BPBD di seluruh Jateng melakukan edukasi, terkait antisipasi terhadap debu akibat aktivitas vulkanik maupun dampak musim kemarau.

"Kalau kita bicara di musim ini (kemarau, red.), debu itu pasti luar biasa. Maka penggunaan masker itu menjadi penting. Kemudian tidak banyak keluar rumah. Kalau aktivitasnya banyak di luar rumah, banyak minum air putih," katanya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan, pihaknya mengacu pada data yang dirilis oleh Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin dan analisis citra satelit BMKG Himawari.

Dari analisis tersebut, angin permukaan yang berada pada ketinggian 1.500 meter bergerak dari timur ke barat.

"Jadi, kenapa kemarin agak heboh, barangkali memang di lapisan atas itu trajektori debu vulkanik itu diperkirakan sampai ke Jateng, tapi itu di lapisan atas. Sementara lapisan di bawahnya, anginnya ke arah dari timur ke barat," katanya.

Di samping itu, pihaknya juga telah melakukan analisis empiris dengan melakukan "paper test" pada 6 dan 7 September 2026 di lingkungan Bandara Ahmad Yani Semarang yang menunjukkan debu vulkanik GAK dinyatakan negatif.

Tidak hanya di Semarang, "paper test" juga dilakukan pada Stasiun Klimatologi Kertajati, Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, dan Cilacap, dan memperlihatkan hasil yang sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.