Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 13:25 WIB | Oleh:
Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong Jakarta menjadi simpul utama ekosistem industri kopi Indonesia sekaligus pusat promosi, perdagangan, dan pertemuan pelaku usaha kopi dengan pasar internasional. Potensi tersebut dinilai semakin besar karena Indonesia memiliki beragam varietas kopi Nusantara serta industri hilir dan budaya minum kopi.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong Jakarta menjadi simpul utama ekosistem industri kopi Indonesia sekaligus pusat promosi, perdagangan, dan pertemuan pelaku usaha kopi dengan pasar internasional. Potensi tersebut dinilai semakin besar karena Indonesia memiliki beragam varietas kopi Nusantara serta industri hilir dan budaya minum kopi yang terus berkembang di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan hal tersebut saat membuka Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (4/9). Menurutnya, penguatan ekosistem kopi melalui kolaborasi yang terencana dapat memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara serius dan sungguh-sungguh ingin mendorong bahwa Jakarta bisa menjadi simpul utama bagi ekosistem perkopian Indonesia," ujar Pramono.

Ia menyebut Indonesia memiliki kekayaan varietas kopi yang luar biasa dari Sabang hingga Merauke sehingga menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing kopi nasional. Keberagaman tersebut, kata Pramono, perlu dikemas melalui kerja sama yang terarah agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian.

Perkembangan industri kopi di Jakarta juga didukung oleh semakin banyaknya kedai kopi, kafe, restoran, serta perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi kopi. Aktivitas usaha di sektor tersebut kini melibatkan hampir 193.000 pelaku usaha sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang cukup besar.

"Saat ini penikmat kopi, terutama generasi muda, telah membentuk budaya baru dengan konsep beli lekas bawa pulang di sela-sela aktivitas ruang publik maupun komunitas," jelas Pramono.

Menurut Pramono, kondisi perekonomian Jakarta turut menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri kopi karena ibu kota menyumbang 16,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional. Stabilitas tersebut diperkuat dengan tingkat inflasi Jakarta yang berada di angka 2,5 persen.

Keberagaman kopi Indonesia juga dinilai menjadi keunggulan yang sulit ditandingi negara lain karena setiap daerah memiliki karakter dan cita rasa berbeda. Beberapa varietas yang menjadi kekuatan kopi Nusantara antara lain Gayo, Luwak, Toraja, Flores Bajawa, Kintamani, dan Mandailing.

"Saya sempat mencicipi kopi dari Tanzania saat menerima delegasi mereka, di mana mereka hanya mengandalkan satu varietas, sangat berbeda dengan kekayaan rasa kopi lokal kita yang sangat beragam dan kaya karakter," tutur Pramono.

Pramono menilai penyelenggaraan ICX Jakarta 2026 menjadi salah satu bukti optimisme terhadap masa depan industri kopi nasional. Kehadiran lebih dari 120 stan dalam pameran tersebut menunjukkan besarnya potensi pelaku usaha kopi Indonesia untuk berkembang dan bersaing di tingkat internasional.

Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang untuk mendukung berbagai agenda industri kopi berskala internasional di ibu kota. Pramono bahkan mendorong Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) kembali membawa ajang World of Coffee ke Jakarta sebelum 2030.

"Jika SCAI dapat kembali menggelar ajang akbar World of Coffee di Jakarta sebelum tahun 2030, khususnya pada Mei 2029, Pemprov DKI siap memberikan dukungan penuh, termasuk asistensi kebijakan dan kemudahan lainnya," tegasnya.

Menurut Pramono, Jakarta harus terus dikembangkan sebagai tempat bertemunya gagasan, kreativitas, dan inovasi dari berbagai sektor. Dengan posisi tersebut, ibu kota diharapkan mampu membantu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing industri kopi Indonesia di tingkat global.

ICX Jakarta 2026 menjadi ruang pertemuan bisnis sekaligus etalase perkembangan merek dan talenta industri kopi setelah sebelumnya diselenggarakan di Surabaya dan Medan. Pameran tersebut menghadirkan sedikitnya 75 merek terkurasi, kompetisi barista tingkat regional, serta berbagai sesi diskusi yang melibatkan pelaku industri kopi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Syukurlah, Lima Orangutan H...
Advertisement
Hadiah dari Commuter Line di Hari Pelanggan Nasional 2026

Hadiah dari Commuter Line di Hari Pelanggan Nasional 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.