Hampir 1,5 Juta KPM Terindikasi Judol, DPRD DKI Desak Evaluasi Penyaluran Bansos
📅 Senin, 07 Sep 2026, 18:30 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohChicha juga meminta aparat penegak hukum membongkar jaringan judi online hingga ke pihak yang mengendalikan sistem dan mendapatkan keuntungan dari perputaran uang. Menurut dia, langkah tersebut penting agar pemberantasan judi online tidak hanya menyasar masyarakat di tingkat pengguna.
Temuan jutaan KPM yang terindikasi melakukan transaksi judi online juga dinilai Chicha sebagai momentum untuk memperbaiki tata kelola bansos. Pemerintah perlu memastikan data penerima diperbarui secara berkala dan proses penyaluran tidak sekadar memenuhi target administratif.
“Bansos harus tepat sasaran,” tandas dia.
DPRD DKI Jakarta pun mendorong evaluasi menyeluruh terhadap program bansos setelah munculnya temuan tersebut. Evaluasi mencakup validasi data penerima, mekanisme penyaluran, hingga pengawasan terhadap pemanfaatan bantuan oleh KPM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, pemerintah dinilai perlu memperkuat intervensi sosial bagi keluarga penerima manfaat yang rentan terjerat judi online. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat program perlindungan sosial tidak hanya berfungsi sebagai bantuan ekonomi, tetapi juga mampu membantu keluarga menghadapi berbagai persoalan sosial yang berisiko mengganggu kesejahteraan mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!