Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Masker Diminta Pramono Tak Timbun dan Permainkan Harga

5 Senin, 07 Sep 2026, 17:41 WIB | Oleh:
Pedagang Masker Diminta Pramono Tak Timbun dan Permainkan Harga Pedagang Masker Diminta Pramono Tak Timbun dan Permainkan Harga Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Balai Kota, Senin (7/9).

JAKARTA  - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar para pedagang masker tak mempermainkan harga hingga melakukan penimbunan di tengah situasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Ini kan menjadi kebutuhan publik, kebutuhan bersama. Jangan dipermainkan,” kata Pramono saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, kata dia, juga akan tetap melakukan pembagian masker di tempat-tempat umum untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya pada Minggu (6/9), beberapa instansi melakukan kegiatan pembagian masker gratis, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan, Satpol PP Jakarta Pusat, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Metro Jaya, Polsek Senen, hingga Polsek Metro Kebayoran Baru.

Pramono pun meminta warga menerapkan lima langkah atau 5M apabila wilayah tempat tinggal mulai terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Lma langkah tersebut yakni memakai masker atau perlindungan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan; menutup pintu, jendela, dan sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik; serta membatasi aktivitas di luar ruangan ketika paparan abu cukup pekat.

Selain itu, warga juga diminta membersihkan endapan abu dengan terlebih dahulu membasahinya agar partikel tidak kembali beterbangan.

Langkah kelima, segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan atau kondisi penglihatan yang memburuk.

Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Geologi Kementerian ESDM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.