Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

754 Karya Ikuti Anugerah MH Thamrin 2026, Pramono Minta Pers Kritis dan Objektif

📅 Senin, 07 Sep 2026, 18:15 WIB | Oleh:
754 Karya Ikuti Anugerah MH Thamrin 2026, Pramono Minta Pers Kritis dan Objektif Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Sebanyak 754 karya jurnalistik berpartisipasi dalam Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MH Thamrin) ke-52 Tahun 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai tingginya jumlah karya yang masuk mencerminkan perhatian besar insan pers terhadap berbagai dinamika yang terjadi di Jakarta.

JAKARTA - Sebanyak 754 karya jurnalistik berpartisipasi dalam Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MH Thamrin) ke-52 Tahun 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai tingginya jumlah karya yang masuk mencerminkan perhatian besar insan pers terhadap berbagai dinamika yang terjadi di Jakarta.

Pramono menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, dewan juri, peserta, hingga para pemenang Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026. Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan wartawan dari berbagai sudut pandang dapat menjadi rekaman penting mengenai perkembangan Ibu Kota.

“Saya mengapresiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, dewan juri, seluruh peserta, dan para pemenang Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin 2026. Tahun ini ada 754 karya jurnalistik yang berpartisipasi, menunjukkan besarnya perhatian insan pers dalam merekam dinamika Jakarta dari berbagai sudut pandang,” ujar Pramono saat menghadiri penyerahan penghargaan di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin (7/9).

Menurut Pramono, pers memiliki posisi penting sebagai mitra kritis pemerintah dalam menjalankan pembangunan. Pemberitaan yang akurat dan berlandaskan fakta dibutuhkan agar masyarakat mendapatkan informasi mengenai kondisi Jakarta secara jernih.

Ia juga meminta media menyampaikan pemberitaan sesuai kondisi yang sebenarnya tanpa memberikan gambaran secara berlebihan maupun mengurangi fakta yang ada.

“Menurut saya apa adanya. Enggak perlu yang terlalu dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangi, bahkan saya kecenderungannya untuk dikurang-kurangi karena memang saya tidak mau terlalu overexpose yang kenyataannya tidak seperti itu,” jelasnya.

Pramono menilai karya jurnalistik yang berpegang pada fakta, data, kode etik, dan tanggung jawab publik juga dapat memberikan manfaat bagi pemerintah. Informasi yang disajikan secara objektif dapat menjadi bahan untuk melihat persoalan di lapangan sekaligus mengevaluasi kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.

Peran tersebut dinilai semakin penting menjelang momentum 500 tahun Jakarta. Pemprov DKI Jakarta menargetkan Ibu Kota dapat masuk dalam jajaran 20 besar kota global dunia pada 2045.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers. Media dinilai memiliki peran dalam mengkomunikasikan agenda pembangunan, capaian, sekaligus berbagai tantangan yang masih dihadapi Jakarta kepada masyarakat.

“Banyak agenda strategis Jakarta yang perlu terus dikawal bersama, mulai dari akses pendidikan dan kesehatan, pembangunan transportasi publik dan Transit-Oriented Development (TOD), penataan ruang kota, hingga transformasi pengelolaan sampah,” tegas Pramono.

Ia menambahkan, pemberitaan media diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui arah kebijakan, perkembangan program, serta manfaat pembangunan secara nyata.

Dalam penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin tahun ini, terdapat pula kategori khusus “Menyongsong 5 Abad Jakarta”. Pramono mengapresiasi kategori tersebut karena karya jurnalistik dinilai tidak hanya berfungsi sebagai laporan mengenai peristiwa yang terjadi saat ini.

Menurutnya, karya jurnalistik juga dapat menjadi bagian dari memori perjalanan sebuah kota. Dokumentasi tersebut nantinya dapat membantu generasi mendatang memahami berbagai perubahan dan perkembangan Jakarta dari waktu ke waktu.

“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan teruslah berkarya dengan menjaga integritas serta profesionalisme. Pemprov DKI membutuhkan pers yang independen, kritis, akurat, dan konstruktif untuk bersama-sama mengawal Jakarta menjadi kota global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkas Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.