Belitung Bidik Pasar Arab-Eropa, Kerapu Lokal Siap Mendunia
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 20:20 WIB | Oleh: Tim PenulisMeskipun sistem pengiriman ikan kerapu ke Timur Tengah tidak dilakukan secara langsung dalam kondisi hidup, Dinas Perikanan Belitung memastikan bahwa skema ekspor dalam bentuk ikan kerapu segar (fresh) tetap menjadi solusi yang sangat potensial.
"Upaya diversifikasi pasar ekspor ini krusial untuk menyerap ketersediaan stok ikan kerapu di tingkat pembudidaya lokal yang saat ini melimpah," ujar dia.
Rekie menjelaskan, saat ini stok ikan kerapu di tingkat pembudidaya di daerah itu cukup melimpah dan siap untuk diekspor ke pasar internasional.
Dinas Perikanan Belitung mencatat ekspor ikan kerapu hidup dari Belitung menuju Hongkong pada 2018 merupakan yang tertinggi mencapai sebanyak 120 ton, tahun 2019 sebanyak 90,1 ton, tahun 2020 menurun sebanyak 61,5 ton akibat pandemi COVID-19.
Selanjutnya tahun 2022, ekspor ikan kerapu hidup Belitung menuju Hongkong tercatat sebanyak 63,35 ton, tahun 2022 turun sebanyak 33 ton karena ada kerusakan pada armada kapal pengangkut. Pada 2023, sebanyak 118,5 ton, sedangkan pada 2024 sebanyak 65,4 ton.
"Namun tahun 2025 ekspor kerapu hidup dari Belitung menuju Hongkong turun menjadi 5,7 ton akibat hambatan teknis dan pasar," katanya.
Ia berharap, ekspor kerapu hidup dari Belitung kini bisa kembali menggeliat sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi pembudidaya kerapu di daerah itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!