Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenpar Desak Pemda Integrasikan Event Wisata, Papua Dibidik Jadi Magnet Wisman

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenpar Desak Pemda Integrasikan Event Wisata, Papua Dibidik Jadi Magnet Wisman Doc: ANTARA/HO- Pemprov Papua
Ket. Atraksi dalam kegiatan FDS ke-12 di Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (3/9/2026).

JAYAPURA – Event wisata semakin penting bukan sekadar sebagai hiburan, tetapi sebagai penggerak ekonomi dan promosi destinasi.

Karena itu, optimalisasi event perlu diarahkan agar mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan, meningkatkan belanja, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi UMKM dan ekonomi kreatif lokal.

Kementerian Pariwisata juga menempatkan event berkualitas sebagai instrumen untuk meningkatkan daya saing destinasi dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.

Dengan pengelolaan yang lebih profesional, promosi digital yang kuat, serta keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal, sebuah event dapat meninggalkan dampak yang jauh lebih panjang dibanding sekadar ramainya pengunjung saat acara berlangsung.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa meminta pemerintah daerah (pemda) di Papua agar mengintegrasikan berbagai kegiatan pariwisata guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke wilayah tersebut.

"Integrasi antarevent dapat menjadi salah satu strategi untuk memperpanjang lama tinggal atau length of stay wisatawan di Papua," kata Wamenpar, di Jayapura, Kamis (3/9).

Menurut Ni Luh, diharapkan para wisatawan mancanegara maupun lokal datang tidak menghadiri satu kegiatan saja, namun dapat diarahkan mengikuti event lain yang digelar di kabupaten berbeda.

"Dengan begitu kunjungan wisatawan tidak hanya terpusat pada satu lokasi, tetapi dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan Papua memiliki potensi wisata dan budaya yang dapat dikembangkan melalui penyelenggaraan berbagai event. Karena itu, pemerintah daerah perlu menyusun kalender kegiatan yang saling terhubung, sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan selama berada di Papua.

"Selain integrasi kegiatan, kami berharap setiap event dapat menghadirkan lebih banyak atraksi dan pengalaman bagi wisatawan," katanya lagi.

Dia menambahkan, apalagi keterlibatan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta seni dan budaya lokal juga menjadi salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan event yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

"Saya berharap peluang-peluang ini dpt di manfaatkan dengan baik oleh Pemda di Provinsi Papua," ujarnya.

Sebelumnya, Wamenpar Ni Luh Puspa menghadiri kegiatan Festival Danau Sentani yang mana merupakan salah satu acara Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 di Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Perang Perbesar Tekanan Har...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Luar Negeri
Jepang akan Luncurkan Misi ...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.