Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lukman Edy, Sosok di Balik Keberhasilan Gus Kikin Jadi Ketum PBNU 2026-2031

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 06:07 WIB | Oleh:
Lukman Edy, Sosok di Balik Keberhasilan Gus Kikin Jadi Ketum PBNU 2026-2031 Doc: antara foto
Ket. H. Muhammad Lukman Edy

JAKARTA - Juru Bicara Tim Qanun Asasi (pemenangan) KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin, Abi Rekso, mengungkapkan keberadaan tokoh yang berperan signifikan dalam memenangkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026–2031 dalam Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama, yakni H. Muhammad Lukman Edy.

Ia mengatakan, Lukman Edy dikenal sangat dekat dengan tokoh dan figur penting Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia. Hal itu juga yang menjadi faktor kunci yang membuat Gus Kikin sukses mendapatkan dukungan yang optimal meski waktu konsolidasi yang tersedia sangat singkat.

“Kalau boleh jujur, persiapan ini hanya 2 minggu setelah Yai Kikin mantap untuk maju. Di bawah koordinasi Pak Lukman Edy seluruh tim bersinergi secara pararel. Alhamdulillah hasil dukungan 472 karena kerja cerdas yang solid," kata Abi Rekso dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Lukman Edy lahir di Teluk Pinang, Indragiri Hilir, Riau, pada 26 November 1970 dan tercatat pernah menempuh pendidikan Teknik Sipil di Universitas Brawijaya.

Lukman Edy punya kiprah panjang di lingkungan Nahdlatul Ulama. Ia pernah memimpin PKB Riau dan menjadi anggota DPRD Riau. Lukman Edy salah satu dari tokoh Melayu yang turut menggalang kekuatan Nahdlatul Ulama di Sumatera untuk bergabung ke PKB yang dipimpin Gus Dur saat itu.

Pada 2005, Lukman Edy dipercaya Muhaimin Iskandar sebagai Sekjen DPP PKB. Ia juga mendapat kepercayaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Menteri Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) 2007-2009.

Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 telah melahirkan kepemimpinan baru, KH Miftachul Akhyar sebagai Rais ‘Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketum PBNU.

Presiden Prabowo juga menyempatkan hadir pada saat pembukaan Muktamar NU pada 27 Agustus 2026 di Ponpes Bahrul Ulum (Tambak Beras). Presiden Prabowo juga turut hadir dalam penutupan Muktamar NU pada 31 Agustus 2026.

Hal ini memposisikan bahwa Nahdlatul Ulama bukan saja sebagai organisasi pendiri bangsa. Melainkan juga, mitra strategis pemerintah dalam implementasi program pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Luar Negeri
NTT Bikin Kejutan! Neraca P...

Status Gunung Sinabung Masih Level Siaga

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Status Gunung Sinabung Masi...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.