Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tentara AS dan Korsel Masuk Hutan Lampung, Dikirim Latihan Bertahan Hidup Ekstrem Bareng TNI

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 17:29 WIB | Oleh:
Tentara AS dan Korsel Masuk Hutan Lampung, Dikirim Latihan Bertahan Hidup Ekstrem Bareng TNI Doc: ANTARA/Ho-Puspen Mabes TNI
Ket. Prajurit dari TNI dan militer Jepang saat mengikuti latihan Jungle Survivor dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang digelar di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9).

JAKARTA - Prajurit TNI bersama personel militer Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan mengasah keterampilan bertahan hidup (jungle survival) serta menembak runduk (sniper) dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Teluk Pandan, Lampung, Kamis (3/9).

Dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI yang disiarkan Kamis, dijelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan agar kemampuan prajurit semakin terasah dalam menjalankan operasi jangka panjang di dalam hutan.

"latihan Jungle Survival bertujuan membekali kemampuan bertahan di hutan melalui pemanfaatan sumber daya alam, pengenalan medan, dan keterampilan dasar bertahan hidup," kata siaran pers Puspen TNI tersebut.

Tidak hanya mengikuti latihan bertahan hidup di hutan, para personel gabungan ini juga menjalani latihan menembak runduk atau snipper di lokasi yang sama.

Disebutkan bahwa latihan menembak sniper bertujuan mengasah ketepatan, konsentrasi, kesabaran dan pengendalian diri prajurit.

Seluruh rangkaian latihan ini pun berjalan dengan lancar dan aman. Pihak TNI memastikan seluruh personel telah mengikuti standar prosedur keamanan yang telah ditentukan selama latihan.

Dengan adanya kegiatan ini, TNI berharap kemampuan personel dalam bidang operasi militer di hutan semakin meningkat.

"Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana bertukar pengetahuan lintas negara guna memodernisasi kemampuan militer serta mendukung stabilitas kawasan Indo-PasifiK".

Ajang SGS tahun 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan Super Garuda Shield merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Ke-21 negara tersebut yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Agus mengatakan latihan itu dilaksanakan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan serta Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.