Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Viral Dugaan Loker Palsu di Pasar Minggu Jaksel, Korban Alami Kerugian hingga Rp1,9 Juta

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Hati-hati! Viral Dugaan Loker Palsu di Pasar Minggu Jaksel, Korban Alami Kerugian hingga Rp1,9 Juta Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Ket. Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus Echeal memberikan keterangan kepada wartawan di Polsek Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (3/9).

JAKARTA - Kepolisian mendalami dugaan lowongan kerja "bodong" (palsu) yang menyebabkan sejumlah calon korban mengalami kerugian hingga Rp1,9 juta dari perusahaan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Kami masih mengumpulkan bukti-bukti terbaru, apakah itu perusahaan berizin ataupun tidak, kami masih mengumpulkan bukti-bukti lainnya," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus Echeal kepada wartawan di Jakarta, Kamis (3/9).

Theo mengatakan polisi telah menerima informasi awal dan meminta keterangan sejumlah orang terkait dugaan tersebut.

Menurut dia, polisi belum menerima laporan polisi dari para calon korban. Namun, pihaknya menerima laporan informasi awal untuk menampung keterangan mereka.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan bukti, termasuk terkait legalitas perusahaan tersebut. Polisi juga telah mendatangi lokasi perusahaan dan membawa empat orang calon korban untuk dimintai keterangan awal.

Kerugian yang dialami para calon korban pun bervariasi, mulai dari Rp50.000 hingga Rp1,9 juta.

"Nah, di sini ada kerugian-kerugian yang variatif, ada yang Rp1,9 (juta), ada yang Rp1,8 (juta), dan bahkan juga ada yang sebagai ada uang jaminan atau tanda jadi sebesar Rp50.000, seperti itu," kata Theo.

Terkait modus yang digunakan, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum dapat memastikan apakah para calon korban benar-benar akan disalurkan untuk bekerja.

Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang meminta calon pekerja menyerahkan sejumlah uang sebagai tanda jadi.

"Kalau untuk saran dan himbauan yang saya akan berikan di sini, janganlah pernah percaya terhadap bujuk rayu yang menjanjikan suatu pekerjaan dengan mengeluarkan uang sebagai tanda jadi," ucapnya.

Polsek Pasar Minggu membuka kesempatan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban untuk memberikan keterangan kepada polisi guna membantu proses penyelidikan.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga mengaku menjadi korban penipuan berkedok lowongan pekerjaan hingga mengalami kerugian jutaan rupiah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.