Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Dorong Literasi AI dan Kesehatan Mental Pelajar Lewat EduMind AI Camp

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Telkom Dorong Literasi AI dan Kesehatan Mental Pelajar Lewat EduMind AI Camp Doc: Telkom
Ket. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menghadirkan BISA PandAI melalui program BISA Vokasi.

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menghadirkan BISA PandAI melalui program BISA Vokasi. Inisiatif tersebut menggabungkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan kesejahteraan emosional dan mental pelajar.

Implementasi program tersebut diawali di Kota Makassar melalui kegiatan EduMind Wellbeing & AI Camp yang diikuti 350 peserta. Peserta terdiri atas 300 siswa dan 50 guru pendamping yang berasal dari 10 SMA dan SMK.

Program EduMind Wellbeing & AI Camp digelar sebagai respons terhadap perkembangan teknologi AI yang semakin pesat di Indonesia, termasuk pemanfaatannya dalam dunia pendidikan. Berdasarkan catatan Kementerian Komunikasi dan Digital RI, tingkat adopsi AI di Indonesia pada 2026 telah mencapai 92%.

Tingginya tingkat adopsi tersebut dinilai menunjukkan pentingnya peningkatan literasi AI agar teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat dan bertanggung jawab. Pada saat yang sama, perkembangan digital juga perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan emosional dan mental pelajar yang menghadapi derasnya arus informasi.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto mengatakan, pihaknya berkomitmen mendorong penggunaan AI secara bertanggung jawab di lingkungan pendidikan. “Melalui EduMind Wellbeing & AI Camp, Telkom sebagai perusahaan digital berkomitmen mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab di lingkungan pendidikan,” ujar Hery.

Menurut Hery, transformasi digital tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan teknologi, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan mental generasi muda. “Kami percaya bahwa transformasi digital perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kesehatan mental para pelajar agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, adaptif, dan berkarakter,” katanya.

Dalam program tersebut, Telkom tidak hanya memberikan pembekalan mengenai pemanfaatan AI, tetapi juga memperkenalkan konsep wellbeing sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran digital. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Para guru diperkenalkan dengan platform EduMind yang memiliki sejumlah fitur untuk membantu sekolah memantau kondisi psikologis siswa secara berkelanjutan. Fitur tersebut meliputi weekly mood check-in, AI-assisted wellbeing monitoring, serta reporting system yang dapat mendukung proses pemantauan kondisi siswa.

Sementara itu, para siswa mendapatkan pembekalan dan ruang eksplorasi untuk memahami pemanfaatan AI secara bijak, kreatif, dan produktif. Teknologi tersebut diarahkan agar dapat menjadi sarana pendukung proses pembelajaran, bukan sekadar mengikuti tren perkembangan teknologi digital.

Pelaksanaan EduMind Wellbeing & AI Camp juga menjadi bagian dari implementasi program TJSL TelkomGroup untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Sebagai perusahaan digital telco terdepan di Indonesia, Telkom berupaya mengambil peran dalam memperkuat literasi digital sekaligus membangun lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan teknologi.

Inisiatif tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat mengenai Pendidikan Berkualitas. Integrasi antara teknologi AI dan pendekatan wellbeing diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif serta membantu pelajar mengembangkan kemampuan beradaptasi.

Melalui program tersebut, Telkom menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat “Bersama Telkom Jadi Bisa”, kolaborasi dengan sekolah, guru, dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan dinilai menjadi kunci dalam membentuk generasi yang unggul secara digital, tangguh secara mental, dan siap menghadapi masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Rencana pembongkaran teras cihampelas

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Rencana pembongkaran teras ...
Ekonomi
Penyesuaian harga bbm nonsu...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.