Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tembus AS & Singapura! Ikan Tuna Sulawesi Tengah Jadi Primadona Ekspor

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tembus AS & Singapura! Ikan Tuna Sulawesi Tengah Jadi Primadona Ekspor Doc: istimewa
Ket. Ikan tuna dari Sulawesi Tengah sukses menembus pasar ekspor dalam dua tahun terakhir, seiring penerapan sertifikasi mutu berstandar global oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

JAKART - Ikan tuna dari Sulawesi Tengah sukses menembus pasar ekspor dalam dua tahun terakhir, seiring penerapan sertifikasi mutu berstandar global oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sertifikasi menjamin pengelolaan tuna dari mulai penangkapan, cara penanganan di atas kapal, hingga pengolahan dilakukan sesuai prosedur sehingga mutu ikan terjaga.

Berdasarkan data KKP, volume ekspor ikan tuna dari Sulawesi Tengah sejak tahun 2025 menunjukkan konsistensi. tahun 2025, ekspor tuna dari Sulawesi Tengah mencapai 68,86 ton senilai USD 468.871 (Rp 8,3 Milyar), sedangkan di tahun 2026 hingga Agustus telah mencapai 47,2 ton senilai USD 272.636 (4,8 Milyar). Semua komoditas yang diekspor disertai Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) yang diterbitkan Badan Mutu KKP Palu.

“KKP hadir dan melaksanakan penjaminan mutu untuk memastikan proses sanitasi, hygiene dan aspek keamanan pangan diterapkan mulai di atas kapal sampai ke perusahaan pengolahan ikan,” tutur Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini di Jakarta, Kamis (3/9).

Saat ini Sulawesi Tengah konsisten melakukan ekspor tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terutama ke Amerika Serikat dan Singapura, dengan frekuensi yang cukup menjanjikan yaitu 186 kali pengiriman (tahun 2025) dan pada tahun ini sampai Agustus saja sudah 159 kali (tahun 2026).

Kepala UPT Badan Mutu KKP Palu Roy Pahlevi menambahkan, keberhasilan Sulawesi Tengah dalam melakukan ekspor tuna ini juga berkat sinergi yang kuat antara KKP dengan pelaku usaha, dan Pemerintah Daerah.

“Kerja bersama KKP, Pemda Sulawesi tengah dan stakeholders terutama mulai dari pembinaan, pengawasan dan sertifikasi dilakukan sepanjang rantai proses. sementara pelaku usaha memastikan standar tersebut diterapkan secara konsisten dalam kegiatan operasional sehari-hari,” ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Inggris Tetap Teguh Usai Ar...
Daerah
Pemanfaatan jembatan apung ...
Luar Negeri
Rusia Tuduh NATO Ingin Jadi...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.