Tiongkok Bantah Sensor Video Bencana Banjir Bandang di Perbatasan Nepal
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 09:43 WIB | Oleh: Tim PenulisBadan Nasional Pengurangan Risiko dan Mitigasi Bencana Nepal menyampaikan bahwa 903 kematian telah dikonfirmasi di Nepal, dengan 4.247 orang masih hilang, termasuk 590 warga asing yang berasal dari 39 negara.
Di antara yang hilang di sisi Nepal terdapat 25 personel polisi Nepal, 45 dari tentara Nepal, 13 dari Pasukan Polisi Bersenjata Nepal, 14 dari Kantor Bea Cukai Nepal, tiga dari Kantor Imigrasi Nepal, serta 933 personel yang bertugas di berbagai stasiun pembangkit listrik tenaga air di Nepal.
Terdapat juga 127 wisatawan Nepal termasuk dalam daftar orang hilang.
Di sisi Tiongkok, sebanyak 16 orang telah dikonfirmasi tewas dan 546 lainnya masih hilang, serta 261 di antaranya merupakan warga negara asing di Kabupaten Gyirong di Provinsi Otonomi Xizang (Tibet) Tiongkok barat daya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Disebutkan pula bahwa lebih dari 10.000 orang, termasuk 323 lebih warga negara asing, berhasil diselamatkan pascabencana tersebut.
Tiongkok telah mengerahkan lebih dari 2.100 personel untuk operasi pencarian dan penyelamatan, bersama ratusan kendaraan, dan ribuan peralatan penyelamatan.
Bencana banjir bandang melanda pada Rabu (26/8) ketika gletser di Gunung Langtang Lirung, Nepal, retak pada ketinggian sekitar 5.200 meter sehingga memicu longsoran es dan bebatuan yang berkembang menjadi aliran puing besar dan menerjang lembah-lembah di sepanjang perbatasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gelombang besar air bersama dengan longsoran lumpur menghancurkan wilayah Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavre, dan Lembah Kathmandu di Nepal, serta menimbun wilayah perbatasan Gyirong di sisi Tiongkok.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!