Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KADIN Sebut Industri Kendaraan Listrik Kurangi Emisi dan Buka Lapangan Kerja

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 16:05 WIB | Oleh:
KADIN Sebut Industri Kendaraan Listrik Kurangi Emisi dan Buka Lapangan Kerja  Doc: Humas KLH

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Anindya Bakrie, menyambut positif pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Karena dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

Menurut dia, pengembangan ekosistem kendaraan listrik menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian industri nasional. Selain mengurangi emisi, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai dapat menekan ketergantungan terhadap bahan bakar minyak dan subsidi energi.

“Ini merupakan upaya mandiri dari sisi industri dan juga dari aspek karbon bisa dikurangi. Dan juga mengurangi subsidi bahan bakar, dan juga membuka lapangan kerja,” ujar Anindya, Jumat (28/8) lalu.

Anindya mengatakan pengembangan kendaraan listrik tidak hanya memberikan dampak terhadap sektor transportasi. Tetapi juga membuka peluang pertumbuhan industri baru di dalam negeri.

Menurut dia, penguatan industri kendaraan listrik perlu didukung dengan pembangunan ekosistem secara menyeluruh. Termasuk peningkatan kapasitas industri nasional dan penggunaan komponen dalam negeri.

Ia mengapresiasi sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong industrialisasi tidak hanya mengejar peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). “Jadi bukan hanya TKDN, tetapi juga memastikan efek lingkungan yang optimal,” kata dia.

Anindya menilai pengembangan industri kendaraan listrik dapat menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk memperkuat daya saing industri. Sekaligus menciptakan lapangan kerja baru yang berkualitas.

KADIN Indonesia pun mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya. Agar nantinya ekosistem kendaraan listrik nasional terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian serta lingkungan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
31 Aug 2026, 10:50 WIB.

Ulasan dari Koran Jakarta ini memberikan landasan berpikir yang sangat tajam bagi para pelaku industri, di mana pergeseran menuju ekosistem kendaraan listrik bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah strategi krusial untuk menekan ketergantungan pada subsidi BBM sekaligus memperkuat kemandirian dan daya saing rantai pasok komponen nasional di kancah global.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.