Janice Usung Misi Balas Dendam Hadapi Andreeva di Babak Pertama US Open 2026
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 08:31 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK – Pertandingan sengit dipastikan bakal tersaji di putaran pertama turnamen Grand Slam US Open 2026. Petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, bersiap menantang ujian berat menghadapi unggulan kelima asal Russia, Mirra Andreeva, di Stadion Louis Armstrong, New York, pada hari Selasa (1/9) pukul 23.40 WIB.
Laga ini menjadi panggung pembuktian bagi Janice yang berhasil menembus babak utama tanpa melalui jalur kualifikasi berkat lonjakan performanya di peringkat WTA. Di sisi lain, Andreeva, yang baru berusia 19 tahun, datang dengan status mentereng sebagai juara French Open 2026 dan menjadi salah satu favorit juara di Flushing Meadows musim ini.
Bagi Janice Tjen, laga ini bukan sekadar mengejar tiket ke babak kedua, melainkan juga mengusung misi balas dendam. Berdasarkan catatan pertemuan (head-to-head), Andreeva memimpin 1-0 atas petenis berusia 24 tahun tersebut.
Pertemuan perdana kedua pemain terjadi dua pekan lalu di babak ketiga Cincinnati Open 2026. Kala itu, Janice sempat memberikan perlawanan sengit di set kedua sebelum akhirnya menyerah dalam dua set langsung dengan skor 6-1, 7-6(5) di tangan Andreeva. Keberhasilan memaksa tie break di Cincinnati menjadi modal berharga bagi Janice untuk membongkar pertahanan sang juara Grand Slam.
Petenis Russia ini terkenal dengan kemampuan bertahan (defense-to-offense) yang luar biasa dari garis belakang (baseline). Andreeva memiliki akurasi penempatan bola yang matang serta ketenangan mental di atas rata-rata pemain seusianya. Di Cincinnati lalu, taktik counter-punching Andreeva berhasil meredam agresivitas awal Janice di set pertama.
Kekuatan utama Janice terletak pada pukulan groundstroke yang bertenaga, dikombinasikan dengan servis flat yang tajam. Transisinya yang rapi dari liga tenis kampus AS (NCAA) ke sirkuit profesional membuatnya terbiasa dengan tekanan tinggi lapangan keras Amerika. Kunci bagi Janice adalah meminimalkan unforced errors dan berani mengambil inisiatif menyerang lebih awal guna mencegah Andreeva mendikte ritme permainan. Jika mampu mengulang performa set kedua di Cincinnati dengan konsistensi lebih tinggi, peluang Janice membuat kejutan terbuka cukup lebar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!