Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan pada Selasa

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan pada Selasa Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah anak bermain di kolam penampungan air yang mengering di Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026). 

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Selasa (01/9).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Selly Brilian menerangkan secara umum daerah konvergensi terbentuk di perairan barat Aceh, perairan barat Sumatera Utara, pesisir barat Sumatera Barat, Sumatera Utara, dari Sumatera Selatan hingga Riau, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Natuna, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Selat Makassar bagian selatan, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan kota besar yang akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini hanyalah wilayah Padang.

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Banda Aceh, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Merauke.

Sebelumnya pada Senin (31/8), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sembilan dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) berstatus awas kekeringan meteorologis seiring periode hari tanpa hujan yang semakin panjang di wilayah tersebut.

"Hanya Kota Mataram yang saat ini belum masuk status awas kekeringan karena masih level siaga, sedangkan sembilan daerah lainnya sudah berada di level awas kekeringan meteorologis," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB Suci Agustiarini di Mataram, Senin.

Suci mengatakan daerah yang masuk level awas kekeringan meteorologis tersebut adalah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, serta Kota Bima, dengan cakupan total mencapai 38 kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.