Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Bergerak ke Timur-Tenggara

📅 Senin, 31 Agu 2026, 14:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Bergerak ke Timur-Tenggara Doc: Antara
Ket. Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, erupsi pada Senin (31/8).

Karo - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, erupsi pada Senin (31/8), sekitar pukul 10.17 WIB dengan kolom abu teramati menjulang hingga sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung berapi tersebut.

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) Sinabung Armen Putra di Karo, Senin, mengatakan erupsi terjadi sekitar pukul 10.17 WIB, sedangkan hingga pukul 11.14 WIB aktivitas abu keluar dari sekitar puncak masih teramati.

“Erupsi berupa abu yang mengarah ke timur dan tenggara. Sampai saat ini masih kami pantau, dan pada pukul 11.14 WIB masih terlihat abu keluar di sekitar puncak Gunungapi Sinabung,” ujar dia.

Berdasarkan hasil pengamatan, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur hingga tenggara.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 120 milimeter dan durasi sementara sekitar satu jam satu menit 48 detik. Hingga laporan dibuat, aktivitas erupsi masih berlangsung.

Armen mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi aktivitas erupsi tersebut, namun tetap mengikuti arahan petugas dan mewaspadai dampak hujan abu yang bergerak ke arah timur dan tenggara.

“Diharapkan warga jangan terlalu panik. Ini hujan abu yang mengarah ke timur dan tenggara,” katanya.

Kepala Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran, Terkelin Sembiring, membenarkan terjadinya erupsi Gunung Sinabung.

Ia menjelaskan pemerintah desa langsung mengambil langkah antisipasi dengan meminta masyarakat di sekitar kawasan Danau Lau Kawar untuk meninggalkan lokasi.

Pihak desa juga membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik.

Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban maupun dampak signifikan akibat erupsi tersebut.

Gunung Sinabung saat ini masih berstatus aktivitas vulkanik di Level II atau Waspada.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi maupun dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Sinabung.

Larangan juga berlaku pada radius sektoral 4,5 kilometer ke arah selatan-timur dari puncak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.