Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang KRL Makin Nyaman Tak Perlu Jalan Jauh! PT KAI Rencanakan Travelator Hubungkan Stasiun Karet dan BNI City

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Penumpang KRL Makin Nyaman Tak Perlu Jalan Jauh! PT KAI Rencanakan Travelator Hubungkan Stasiun Karet dan BNI City Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi - Penumpang menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline berhenti di Stasiun Karet, Jakarta.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI berencana untuk membangun travelator yang akan menyambungkan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City sebagai bagian dari rencana integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City.

"Mantap pokoknya mantap. (Persiapan pembangunan travelator) 70 hari sejak besok," ujar Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin di Jakarta, Senin.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi berharap pembangunan fasilitas travelator dari Stasiun Karet ke Stasiun BNI City dapat selesai sesuai target yang ditetapkan KAI.

"InsyaAllah, kalau 70 hari mestinya sudah selesai," ujar Dudy.

Dudy menyampaikan integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City dalam rangka agar masyarakat pengguna bisa menjadi lebih nyaman.

"Rencananya mau kita perbaiki nanti untuk supaya masyarakat pengguna bisa menjadi lebih nyaman lagi," katanya.

Sebagai informasi, KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter lakukan proses pekerjaan integrasi Stasiun Sudirman Baru/BNI City dengan Stasiun Karet mulai 1 September 2026.

Integrasi ini disiapkan sebagai bagian dari peningkatan layanan Commuter Line Jabodetabek melalui penataan alur pelanggan, penguatan keselamatan operasi, serta pembenahan akses di kawasan sekitar stasiun.

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan bahwa nantinya integrasi ini juga untuk membuat perjalanan pelanggan lebih aman dan lebih nyaman.

“Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun,” jelas Purnomo.

Lebih lanjut Purnomo menambahkan bahwa pekerjaan proses integrasi ini akan dilakukan mulai 1 September hingga 31 Desember 2026. “Selama proses pekerjaan tersebut, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City,” tambahnya.

Untuk pengguna Commuter Line yang sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet, nantinya akan menggunakan akses selasar di samping Stasiun Karet untuk menuju Stasiun BNI City. Fasilitas gate elektronik, loket dan hall di sisi Barat Stasiun BNI City sudah terpasang dan akan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet.

Saat ini perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan/Cikarang melalui Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City sebanyak 264 perjalanan. Dengan adanya integrasi ini perjalanan Commuter Line Cikarang tidak mengalami perubahan, hanya saja naik dan turun pengguna di Stasiun Karet menjadi di Stasiun Sudirman Baru/BNI City.

Sementara itu, untuk layanan Commuter Line Basoetta di Stasiun BNI City tidak ada perubahan selama proses pekerjaan ini. Untuk layanan proses naik dan turun pengguna Commuter Line Basoetta masih sesuai dengan layanan saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.