Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Terus Turun, Poltracking Beri 5 Saran

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Terus Turun, Poltracking Beri 5 Saran Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar- Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi dalam rilis daring hasil evaluasi kinerja pemerintah dan program prioritas nasional diikuti di Jakarta, Senin (13/4).

Jakarta -Lembaga survei Poltracking Indonesia merekomendasikan lima agenda perbaikan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyusul tren penurunan tingkat kepuasan publik.

Peneliti Senior Poltracking Indonesia Masduri Amrawi mengatakan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah yang masih mencapai 63,2 persen dapat menjadi modal sosial untuk melakukan berbagai perbaikan.

"Angka 63,2 persen ini bukan sekadar statistik, melainkan amunisi politik dan sosial yang kuat bagi duet Prabowo-Gibran untuk segera mengeksekusi lima rumusan kebijakan strategis demi mengatrol kesejahteraan rakyat secara nyata," ujar Masduri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/8).

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 14-20 Agustus 2026, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat 55,1 persen, sedangkan tingkat kepercayaan publik mencapai 63,2 persen.

Angka kepuasan tersebut terus menurun dibandingkan hasil survei sebelumnya. Poltracking mencatat kepuasan publik sebesar 78,1 persen pada Oktober 2025, 74,1 persen pada Maret 2026, 72,2 persen pada Mei, 58,4 persen pada Juli, hingga menjadi 55,1 persen pada Agustus 2026.

Dari sejumlah bidang, kepuasan tertinggi terdapat pada pendidikan sebesar 63,9 persen, sosial budaya 63,7 persen, kesehatan 62,6 persen, serta pertahanan dan keamanan 61,6 persen. Sementara bidang ekonomi menjadi yang terendah dengan 41,8 persen.

Untuk memperbaiki kinerja pemerintah, agenda pertama yang direkomendasikan adalah menjaga daya beli masyarakat dan memperluas lapangan kerja. Sebanyak 44,3 persen responden menyebut mahalnya kebutuhan pokok sebagai persoalan utama, sementara 62,5 persen menilai pengeluaran rumah tangga kini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Agenda kedua adalah mengevaluasi ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Selanjutnya, Poltracking mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan dan komunikasi publik, penguatan penegakan hukum serta pemberantasan korupsi, dan penguatan mekanisme checks and balances sekaligus harmonisasi hubungan Presiden dan Wakil Presiden.

Survei melibatkan 1.220 responden di 38 provinsi dengan metode stratified multistage random sampling. Survei dilakukan secara tatap muka dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Olahraga
Real Madrid Siap Naikkan Level
Olahraga
Putri KW Ditarik dari China...

Gunung Sinabung Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Gunung Sinabung Erupsi, Sta...
Olahraga
Sah! Allan Elias Jadi Pemai...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.