Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Kehutanan Siaga Hadapi Lonjakan “Hotspot” Karhutla

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 22:20 WIB | Oleh:
Kementerian Kehutanan Siaga Hadapi Lonjakan “Hotspot” Karhutla Doc: Humas Kemenhut

JAKARTA — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kesiapsiagaan penuh untuk menghadapi perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini dilakukan menyusul meningkatnya jumlah titik panas (hotspot) secara nasional pada Sabtu (29/8).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, mengatakan situasi karhutla masih sangat dinamis. Meski empat dari enam provinsi prioritas menunjukkan penurunan hotspot, peningkatan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat tetap menjadi perhatian.

“Ada beberapa provinsi yang hotspot-nya turun, tetapi ada juga yang meningkat cukup signifikan,” ujar dia, Minggu (30/8). “Karena itu, kami tetap dalam posisi siaga penuh,” imbuh dia.

Ristianto menambahkan pihaknya terus memantau data SiPongi Kemenhut yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20. Berdasarkan hal tersebut, jumlah hotspot nasional pada 29 Agustus 2026 terhitung mencapai 20.378 titik.

Ini berarti naik dibandingkan 18.092 titik pada 28 Agustus 2026 dan 14.788 titik pada 27 Agustus 2026. Pada enam provinsi prioritas, hotspot di Kalimantan Selatan turun dari 1.354 menjadi 867 titik.

Sedangkan di Sumatra Selatan turun dari 1.036 menjadi 808 titik. Di Riau turun dari 265 menjadi 254 titik, dan Jambi dari 181 menjadi 159 titik.

Sementara itu, hotspot di Kalimantan Tengah meningkat dari 7.703 menjadi 8.488 titik. Kenaikan lebih tinggi terjadi di Kalimantan Barat, dari 3.384 menjadi 6.526 titik.

Ristianto mengatakan penurunan hotspot di sejumlah wilayah, termasuk turunnya hujan di sebagian wilayah Riau, menjadi perkembangan positif. Namun, lanjut dia, kondisi tersebut belum merata sehingga potensi karhutla masih harus diwaspadai.

“Di Riau misalnya, sudah ada hujan di beberapa wilayah, bahkan ada yang cukup lebat,” ucap dia. “Namun, karena hujan belum merata, daerah yang masih kering tetap dipantau.”

Kemenhut bersama tim gabungan terus melakukan patroli, ground-check, dan pemadaman darat. Selanjutnya dilakukan penjalaran api, mopping up, hingga pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

Berdasarkan laporan operasi hingga 29 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB, tercatat 112 laporan kejadian karhutla dan ground-check fire-spot di 11 provinsi. Sebanyak 47 kejadian telah dinyatakan padam, sementara 65 lainnya masih dalam proses pemadaman.

Ristianto menegaskan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu. Dengan melibatkan Manggala Agni Kemenhut bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Selain operasi darat, dukungan udara juga disiapkan untuk water bombing dan patroli udara. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus diupayakan di wilayah yang memenuhi kondisi meteorologis guna membantu pembasahan lahan.

“Yang paling penting sekarang, bagaimana mencegah api meluas dan memastikan titik-titik yang sudah dipadamkan tidak menyala kembali,” ujar dia. “Jadi patroli, pendinginan, dan pemantauan tetap kami lakukan.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Olahraga
Tim Basket 3x3 Putra Kalah ...
Luar Negeri
Asean Jadi Magnet Global, I...
Advertisement
Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.