Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalah dari China, Tim Basket Putri Indonesia Tetap Melaju ke Perempat Final

📅 Senin, 21 Sep 2026, 21:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalah dari China, Tim Basket Putri Indonesia Tetap Melaju ke Perempat Final Doc: Antara
Ket. Suasana pertandingan timnas bola basket putri Indonesia bertanding melawan China pada babak penyisihan grup di Aichi International, Jepang, Senin (21/9/2026).

Nagoya, Jepang - Tim nasional bola basket putri Indonesia menelan kekalahan 41-110 dari China pada pertandingan terakhir Grup A Asian Games 2026 di Aichi International, Jepang, Senin.

Indonesia mampu memberikan perlawanan pada kuarter pertama. Sempat tertinggal 2-8 dan 2-10, Indonesia kemudian mencetak angka melalui Kimberly Louis dan Priscilla Karen, termasuk tembakan tiga angka Priscilla yang membuat kedudukan menjadi 13-19. China menutup kuarter pertama dengan keunggulan 22-13.

"Memang ada gap, tapi saya senang dengan permainan para pemain saya pada kuarter pertama. Mereka bermain dengan animo, dan akhirnya kalah dari mereka 69 poin," kata pelatih timnas bola basket putri Indonesia Gitautas Kievinas, seusai pertandingan.

Memasuki kuarter kedua, Indonesia kesulitan mengimbangi permainan China. Keunggulan China terus melebar menjadi 32-13 setelah pemain bertinggi badan 2,23 meter, Zhang Ziyu, masuk ke lapangan.

Indonesia sempat menambah angka melalui Nicole Lukito untuk mengubah skor menjadi 15-41, tetapi China terus menjauh hingga menutup paruh pertama dengan keunggulan 50-18.

Pada kuarter ketiga, Indonesia berupaya menambah angka melalui Dewa Krisna dan lemparan bebas, tetapi China tetap mendominasi dan memperlebar keunggulan menjadi 70-26. Indonesia kemudian mengambil time-out sebelum China menutup kuarter ketiga dengan skor 80-27.

Dominasi China berlanjut pada kuarter keempat hingga pertandingan berakhir dengan skor 110-41.

Meski kalah telak, Gitautas melihat pertandingan tersebut sebagai pengalaman penting bagi para pemainnya untuk membangun kepercayaan diri menghadapi tim-tim elite.

"Tapi kami melihat bahwa mereka juga manusia. Mereka merasakan kesakitan. Jadi kami bisa bermain dengan mereka hari ini hanya satu kuarter. Saya berharap segera akan ada lebih dari satu kuarter. Dan kami akan lebih percaya pada diri kami, bahwa kami juga bisa bermain melawan tim elite," ujar Gitautas.

Kapten timnas bola basket putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, mengakui timnya belum mampu menampilkan permainan terbaik.

"Kami masih belum bermain permainan terbaik kami. Seperti yang coach katakan, kami bermain dengan baik di kuarter pertama. Akhirnya kami terpeleset. Kami tidak menunjukkan yang terbaik," kata Dewa Ayu.

Ia mengatakan pertandingan melawan China menjadi pengalaman yang berharga bagi tim Indonesia.

"Kami bangun setelah kuarter ketiga. Ini adalah pengalaman yang bagus bagi kami. Kami harus menjadi lebih baik," ujarnya.

Hasil tersebut tidak mengubah langkah Indonesia ke babak delapan besar Asian Games 2026. Indonesia sebelumnya memastikan tiket perempat final setelah Thailand mengalami kekalahan kedua dari China di Grup A.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.