Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Imbau Warga Kota Tangerang Tak Bakar Sampah

📅 Senin, 21 Sep 2026, 16:07 WIB | Oleh:
BPBD Imbau Warga Kota Tangerang Tak Bakar Sampah Doc: Pemkot Tangerang

TANGERANG - Musim kemarau membuat kondisi lingkungan lebih panas dan kering. Situasi ini perlu diwaspadai masyarakat Kota Tangerang, terutama terhadap aktivitas pembakaran sampah yang dapat memicu api dan lebih cepat merambat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengimbau masyarakat tidak membakar sampah secara sembarangan selama musim kemarau. Tumpukan sampah, rumput dan semak yang mengering dapat menjadi material yang mudah terbakar ketika terkena api.

”Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena kondisi lingkungan yang kering membuat api berpotensi menjalar lebih cepat. Terlebih, pembakaran sampah yang dilakukan di ruang terbuka sulit dikendalikan apabila terkena angin,” tegas Mahdiar, Senin (21/9).

"Di musim kemarau, kondisi lingkungan lebih panas dan kering. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah karena api dapat dengan mudah merambat ke material yang mudah terbakar di sekitarnya," imbuh dia.

Menurut Mahdiar, pencegahan kebakaran dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan tempat tinggal. Masyarakat diminta memastikan tidak ada aktivitas yang dapat memicu api di dekat tumpukan sampah, rumput kering, lahan kosong, maupun material mudah terbakar lainnya.

Selain pembakaran sampah, masyarakat juga diimbau lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api maupun peralatan yang menghasilkan panas. Api yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi kebakaran apabila tidak diawasi dan kondisi di sekitarnya kering.

”Segera melapor apabila menemukan kebakaran atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pelaporan dapat dilakukan melalui layanan darurat 112 agar petugas dapat segera melakukan penanganan,” kata Mahdiar.

Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga lingkungan dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan, memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan, serta tidak membakar sampah secara terbuka. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi potensi kebakaran selama musim kemarau.

"Yang paling penting adalah pencegahan. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila melihat kejadian kebakaran," pungkas Mahdiar. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Nasional
CEO Microsoft Usulkan Rem D...
Daerah
Kabut Asap Tak Mengganggu K...

Kekompakan Taktis Pemain Jadi Kunci Kemenangan PSS

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kekompakan Taktis Pemain Ja...
Olahraga
Eliud Kipchoge Juara Marato...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.