Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat Percepat Pembangunan Jalan untuk Dukung Ekonomi dan Pendidikan.

📅 Senin, 21 Sep 2026, 20:58 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat Percepat Pembangunan Jalan untuk Dukung Ekonomi dan Pendidikan. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Pasaman Barat Yulianto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Bambang Sumarsono saat meninjau pembangunan jalan Simpang Tiga Alin-Paraman Ampalu, Kecamatan Gunung Tuleh Sabtu (19/9) lalu.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyatakan pembangunan jalan yang dilakukan di daerah itu untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.

"Saat ini kita melakukan pembangunan sejumlah titik jalan yang ada. Selain anggarannya dari dana bagi hasil (DBH) juga ada dari transfer ke daerah (TKD)," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Senin.

Menurutnya dalam pelaksanaan pembangunannya pihaknya selalu mengawasinya agar berjalan lancar dan sesuai dengan perencanaan.

Salah satu ruas pembangunan jalan yang baru dilihat adalah Jalan Simpang Tiga Alin-Paraman Ampalu, Kecamatan Gunung Tuleh dengan pembangunan sepanjang dua kilometer.

Pembangunan ruas jalan tersebut ditangani dengan lebar badan jalan empat meter dan bahu jalan masing-masing 0,75 meter di sisi kiri dan kanan.

Pekerjaan dibiayai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebesar Rp6.054.118.766 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender sejak 29 Juli 2026.

“Harapan kita, setelah pengaspalan selesai, jalan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperlancar mobilitas, termasuk bagi anak-anak sekolah dan kegiatan pendidikan yang selama ini sedikit terganggu karena kondisi jalan,” ujarnya.

Dia menyebutkan pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih baik.

Namun, dari total kebutuhan penanganan ruas tersebut, masih terdapat sekitar 1,3 kilometer yang belum tertangani dan direncanakan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

“Dengan anggaran DBH yang ada, kita selesaikan bagian ini. Masih kurang sekitar 1,3 kilometer lagi dan akan kita lanjutkan tahun depan. Semoga jalan ini betul-betul bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Paraman Ampalu," ujar dia.

Dia menilai progres pekerjaan sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti. Faktor cuaca menjadi salah satu hal yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan, terutama dalam proses pengaspalan.

“Sejauh ini tidak ada kendala berarti. Tadi kita lihat bersama, hanya sedikit terkendala cuaca. Kalau cuaca normal, dalam waktu dekat pengaspalan ini akan selesai,” jelasnya.

Pemkab Pasaman Barat juga sedang membangun empat titik ruas jalan dari dana TKD senilai Rp46.127.026.570.

Empat ruas jalan yang sudah terkontrak itu adalah rehabilitasi/rekonstruksi jalan Simpang Sayur-Sikabau dengan nilai Rp21.190.186.321, rehabilitasi /rekonstruksi jalan Wonosari -Mandiangin, Lubuk Puta dengan nilai Rp12.808.163.39.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.