Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemitraan Pangan Indonesia-Australia Makin Erat, Peluang Dagang Membesar

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemitraan Pangan Indonesia-Australia Makin Erat, Peluang Dagang Membesar Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi- Petani sedang membersihkan biji kedelai.

JAKARTA – Kemitraan komersial bilateral di sektor pangan semakin strategis di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperluas akses pasar.

Kerja sama antarkedua negara tidak hanya membuka peluang perdagangan produk pangan, tetapi juga dapat mendorong investasi, transfer teknologi, dan penguatan rantai pasok.

Di sisi lain, kemitraan tersebut perlu diarahkan agar memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan petani serta memperkuat daya saing produk pangan di pasar global.

Indonesia dan Australia memperkuat kemitraan komersial di sektor pangan melalui acara Food Ingredients Asia (Fi Asia) 2026.

Penguatan kerja sama pangan tercermin dari kunjungan para pelaku industri Australia ke Fi Asia 2026 Jakarta pada 14-18 September 2026.

“Australia dan Indonesia memiliki kemitraan agripangan yang kuat, yang didukung oleh keunggulan yang saling melengkapi serta prioritas bersama dalam ketahanan pangan. Kunjungan ini mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara dan menciptakan peluang nyata untuk kerja sama jangka panjang yang fokus pada bahan pangan,” ujar Head of Austrade Southeast Asia Catherine Gallagher dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/9).

Dengan nilai industri makanan dan minuman yang diperkirakan mencapai sekitar 422 miliar dolar Australia dan terus bertumbuh, Indonesia merupakan pasar prioritas bagi bahan baku pangan Australia.

Kunjungan itu menampilkan keunggulan Australia di bidang biji-bijian, kacang-kacangan, polong-polongan, oat, almond, serta bahan pangan fungsional lainnya.

Peluang kemitraan komersial baru tersebut sejalan dengan prioritas ketahanan pangan Pemerintah Indonesia.

Lewat gelaran itu, delegasi dari Grains Australia, Grains and Legumes Nutrition Council, dan Almond Board of Australia bertemu dengan importir bahan pangan, produsen makanan, serta asosiasi industri di Indonesia untuk menjajaki peluang kerja sama.

Dalam seminar Australian Ingredients Advantage di Fi Asia, para delegasi memaparkan bagaimana bahan pangan Australia dapat mendukung reformulasi produk, pengembangan produk bernutrisi, pengembangan produk clean-label, serta inovasi di sektor makanan dan minuman.

“Bahan pangan berbasis biji-bijian dari Australia menawarkan solusi yang fleksibel bagi produsen Indonesia dalam mengembangkan produk yang bernutrisi, fungsional, dan bernilai tambah, sekaligus memenuhi meningkatnya permintaan konsumen terhadap pilihan pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” kata Trade and Market Access Manager Grains Australia Lachlan Evans.

Adapun Grains Australia dan Almond Board of Australia merupakan anggota Trade Diversification Network (TDN) yang bernaung di bawah Accessing New Markets Initiative (ANMI).

Melalui TDN, Pemerintah Australia dan pelaku industri bekerja sama untuk membantu eksportir Australia masuk dan berkembang di pasar-pasar baru, termasuk Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...
Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Luar Negeri
Trump dan Zelensky Saling S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.