Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan

📅 Senin, 21 Sep 2026, 14:33 WIB | Oleh:
Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan Doc: Kementan
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua dari kiri) bersama petani dalam kegiatan pertanian, Jakarta, Minggu (20/9)

JAKARTA - Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Agustus 2026 mencapai 129,19, menjadi level tertinggi yang tercatat. Angka tersebut meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026 yang berada pada level 127,84.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan peningkatan kesejahteraan petani menjadi bagian penting pembangunan pertanian nasional. Menurut dia, keberhasilan swasembada pangan juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi petani sebagai pelaku utama produksi.

“Bapak Presiden Prabowo menugaskan kepada kami agar swasembada pangan segera terwujud. Namun yang lebih penting, swasembada itu harus menghadirkan kesejahteraan bagi petani,” ujar Amran dalam rilis resmi Kementan, Minggu (20/9).

“Kalau petani sejahtera, produksi akan meningkat. Masyarakat juga mendapatkan pangan dengan harga yang stabil,” ucap dia.

Peningkatan NTP menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih tinggi dibandingkan biaya yang harus dibayarkan. Pemerintah menilai kondisi tersebut mencerminkan penguatan posisi ekonomi petani.

Sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama pasar kerja nasional dengan menyerap sekitar 27,99 persen tenaga kerja Indonesia. Karena itu, peningkatan kesejahteraan petani juga diarahkan melalui penguatan usaha, efisiensi biaya, teknologi, serta kepastian pasar dan harga.

Pemerintah melakukan pembenahan dari sisi hulu hingga hilir, termasuk tata kelola pupuk bersubsidi. Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi juga diturunkan sekitar 20 persen untuk menekan biaya usaha tani.

Harga urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram. Sementara harga pupuk NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kilogram.

“Petani harus memperoleh keuntungan yang layak. Negara harus hadir mulai dari penyediaan pupuk, air, mekanisasi, sampai memastikan hasil panennya terserap dengan harga yang baik,” ucap Amran.

Pada sisi hilir, pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian harga dan pasar bagi petani.

Pemerintah juga mendorong mekanisasi dan teknologi pertanian untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas. Di Merauke, Papua Selatan, misalnya, petani mulai memanfaatkan drone pertanian, rice transplanter, combine harvester, dan alat mesin pertanian modern.

Sementara di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mekanisasi membantu petani meningkatkan intensitas tanam. Indeks Pertanaman (IP) yang sebelumnya sekitar 100 meningkat menjadi 200, bahkan mencapai 300 pada sejumlah hamparan.

Pemerintah menilai peningkatan produksi perlu berjalan beriringan dengan efisiensi biaya dan peningkatan pendapatan petani. Dukungan pupuk, mekanisasi, irigasi, pompanisasi, dan kepastian harga diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan petani. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
Ekosistem Literasi Literaia...
Nasional
CEO Microsoft Usulkan Rem D...
Daerah
Kabut Asap Tak Mengganggu K...
Olahraga
Kekompakan Taktis Pemain Ja...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.