Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

6,048 Ton Sampah Terkumpul dalam Aksi World Cleanup Day 2026

📅 Senin, 21 Sep 2026, 21:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
6,048 Ton Sampah Terkumpul dalam Aksi World Cleanup Day 2026 Doc: Antara
Ket. DLH Bangka Tengah menggelar aksi world cleanup day (WCD) di Kecamatan Koba, Senin (21/9/2026).

Koba, Babel - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengumpulkan 6,048 ton sampah dalam aksi World Cleanup Day (WCD) 2026 untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Kepala DLH Kabupaten Bangka Tengah Ari Yanuar Prihatin di Koba, Senin, mengatakan sampah tersebut dikumpulkan dari kegiatan yang dipusatkan di Pasar Modern Koba dengan melibatkan sekitar 200 peserta.

“Dalam kegiatan WCD itu erkumpul sampah sebanyak empat truk dengan total 6,048 ton,” katanya.

Ia mengatakan WCD tidak hanya diarahkan untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar ikut bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah.

Menurut dia, pemerintah daerah terus mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui upaya mengurangi timbulan sampah, termasuk membuang dan memilah sampah secara bertanggung jawab.

“Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada aksi bersih-bersih, tetapi membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan serta mengelola sampah sejak dari sumbernya,” ujarnya.

Kepala Bidang Persampahan DLH Bangka Tengah Bram Wijaya mengatakan WCD diperingati serentak di berbagai wilayah dunia pada 20 September 2026.

“Untuk Bangka Tengah, kegiatan tahun ini kita laksanakan secara terpusat dengan melibatkan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi pemerintah, masyarakat, komunitas dan berbagai pihak dalam menangani persoalan sampah secara berkelanjutan.

Bram mengatakan pengelolaan sampah perlu dilakukan mulai dari pengurangan, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan hingga pengolahan agar persoalan sampah dapat ditangani dari sumbernya.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan WCD, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.