Asean Jadi Magnet Global, Investasi Kawasan Tumbuh Solid
📅 Senin, 21 Sep 2026, 20:46 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/NHAC NGUYEN
JAKARTA - Asia Tenggara terbukti tetap menjadi tujuan investasi yang solid bagi dunia dengan keberhasilan negara-negara di kawasan menarik investasi asing hingga sebesar 243,9 miliar dollar AS (Rp4,34 kuadriliun) pada 2025.
Capaian tersebut membuktikan keberhasilan Asean menjaga nilai investasi melampaui 200 miliar dollar AS selama 5 tahun berturut-turut serta menunjukkan bertahannya kepercayaan investor terhadap ekonomi kawasan, kata Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Filipina Ceferino S. Rodolfo.
“Pesan Asean hari ini jelas: Asean terbuka untuk bisnis, tetap berkomitmen terhadap kerja sama kawasan, dan bertekad untuk bersaing dalam industri masa depan,” kata Rodolfo dalam sebuah konferensi pers, sebagaimana keterangan tertulis Keketuaan Asean 2026, dipantau di Jakarta, Senin (21/9).
Dia mengatakan Asean berhasil menjaga kepercayaan investor di tengah ketegangan perdagangan dan kegamangan global yang membuat dunia usaha semakin ragu-ragu untuk berinvestasi di tempat lain.
“Asean terus membuktikan diri sebagai tujuan investasi yang paling dinamis dan menarik di dunia,” tambahnya.
Menurut Rodolfo, sebagian besar investasi asing ke Asean pada 2025 masuk ke sektor manufaktur elektronik serta industri teknologi digital yang terus bertumbuh.
Investasi tersebut membantu pemerintah negara-negara Asia Tenggara mengembangkan energi dan jaringan listrik yang bersih serta memastikan jaringan digital dan internet yang lebih dapat diandalkan bagi masyarakat, ucapnya.
Dengan menyoroti kinerja ekonomi di negaranya, Rodolfo mengatakan investasi asing di Filipina sepanjang 2025 membantu menciptakan lapangan kerja sekurangnya bagi 153.000 orang di tahun tersebut.
Lebih lanjut, ia menyoroti pelaksanaan pertemuan tingkat menteri ekonomi dan investasi Asean di Manila selama sepekan terakhir merupakan momentum menyepakati langkah bersama demi memastikan ekonomi kawasan yang semakin berkelanjutan.
“Pertemuan ini juga menyoroti perlunya berubah dari sekadar meningkatkan volume investasi menjadi mendorong investasi yang menciptakan inovasi, pekerjaan berkualitas, penguatan kapabilitas industri, dan pembangunan berkelanjutan,” kata Rodolfo.
Hasil dari pertemuan tingkat menteri tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk para pemimpin Asia Tenggara saat mereka berkumpul kembali di Manila dalam rangka KTT ke-49 ASEAN pada November mendatang. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!