Upaya Lepas dari Jerat Opium, Afghanistan Bangun Fasilitas Rehabilitasi Narkoba
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 19:37 WIB | Oleh: Deri HenriawanKABUL - Afghanistan meresmikan pusat perawatan dan rehabilitasi narkoba berkapasitas 1.000 tempat tidur. Dalam upacara pembukaan, otoritas Afghanistan menyoroti komitmen teguh para pemimpin negara itu dalam memperkuat dan mendukung fasilitas-fasilitas perawatan khusus.
Pusat rehabilitasi ini bertujuan untuk menyelamatkan individu yang mengalami ketergantungan zat dari penderitaan yang merusak ini serta memfasilitasi mereka untuk kembali ke kehidupan yang sehat dan produktif, ungkap kementerian tersebut dalam pernyataannya.
Dibangun dengan mematuhi sepenuhnya standar medis yang berlaku, pusat ini memiliki 50 ruang perawatan yang luas dan dilengkapi secara lengkap dengan obat-obatan penting, peralatan medis canggih, serta seluruh fasilitas yang diperlukan untuk rehabilitasi yang efektif.
Afghanistan menjadi salah satu produsen utama opium dan heroin dunia selama dua dekade kehadiran pasukan Amerika Serikat dan sekutunya, yang berakhir pada Agustus 2021.
Warisan dari masa tersebut mencakup jutaan pengguna narkoba, yang menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat dan sosial yang sangat berat bagi negara yang dilanda kemiskinan itu. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!