Kamboja Hancurkan 5,62 Ton Narkoba, Pukulan Telak Bagi Jaringan Penyelundup
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 16:37 WIB | Oleh: Deri HenriawanKANDAL - Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Kamboja Sar Sokha mengatakan bahwa negaranya memusnahkan 5,62 ton narkoba ilegal dan bahan kimia prekursor senilai 500 juta dolar AS pada Selasa.
Saat berbicara dalam upacara pemusnahan narkoba di Distrik Ponhea Leu, bagian selatan Provinsi Kandal, Sokha mengatakan bahwa acara tersebut mengirimkan pesan yang jelas tanpa toleransi kepada para pengedar.
"Langkah ini jelas mencerminkan visi pemerintah untuk membangun Kamboja yang bebas dari narkoba," ujarnya.
Sokha juga memuji aparat penegak hukum atas upaya tanpa henti dalam memberantas kejahatan narkoba demi menjaga perdamaian, keamanan, dan ketertiban umum nasional.
Barang-barang terlarang itu disita dari berbagai operasi yang dilakukan pada 2025 di Phnom Penh dan Provinsi Kampong Chhnang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data dari Departemen Kepolisian Antinarkoba Kamboja mengungkap bahwa pada paruh pertama (H1) 2026, otoritas telah menangkap 12.581 tersangka kasus narkoba, termasuk 225 warga negara asing, serta menyita 2,38 ton narkotika.
Negara di Asia Tenggara tersebut tidak memberlakukan hukuman mati untuk tindak pidana perdagangan narkoba. Kendati demikian, perdagangan obat-obatan terlarang dengan berat melebihi 80 gram dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!