Upaya AS Belum Bisa Hentikan Gurita Kokain di Amerika Latin
📅 Kamis, 10 Sep 2026, 21:17 WIB | Oleh: Deri HenriawanWASHINGTON DC - Operasi militer Amerika Serikat (AS) untuk memerangi perdagangan narkoba di Amerika Latin tidak menurunkan peredaran kokain, sebaliknya, volume peredarannya meningkat dalam setahun terakhir, kata pakar politik Prancis dari Universitas Rouen Normandy, Thomas Posado, kepada RIA Novosti.
Pada November 2025, Menteri Perang AS Pete Hegseth meluncurkan Operasi Southern Spear yang menargetkan kartel narkoba di Amerika Latin.
Dalam operasi tersebut, militer AS menyerang kapal-kapal di Laut Karibia dan Pasifik bagian timur yang menurut Washington terkait dengan kartel narkoba.
"Analisis menunjukkan bahwa peredaran kokain, yang menjadi sasaran utama kampanye militer ini tidak menurun. Sebaliknya, peredarannya justru sedikit meningkat," kata Posado.
Menurut dia, kampanye tersebut belum mencapai tujuan utamanya meskipun telah melancarkan puluhan serangan terhadap kapal yang diduga terkait dengan perdagangan narkoba.
Selain itu, rute transit kokain melalui Venezuela mulai bergeser dari jalur laut di Karibia ke jalur darat menuju Guyana, kata pakar tersebut.
"Karibia tetap menjadi jalur transit terpenting kokain antara wilayah produksi - Kolombia, Peru, dan Bolivia - dan pasar utama, yaitu Amerika Serikat," kata Posado.
"Di Venezuela, jalur laut yang sebelumnya menuju Aruba, Bonaire, dan Curacao, serta Trinidad dan Tobago, kini digantikan oleh jalur darat menuju Guyana karena pengawasan yang meningkat," imbuhnya.
Namun, AS menilai hasil operasi tersebut secara berbeda. Komando Selatan AS (SOUTHCOM) menyatakan aktivitas maritim ilegal di sejumlah wilayah di Karibia dan Pasifik bagian timur telah menurun secara signifikan.
Menurut SOUTHCOM, sejak September 2025, militer AS telah menghancurkan sedikitnya 67 kapal dalam serangkaian serangan yang menargetkan tersangka penyelundup narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik. Serangan tersebut menewaskan 221 orang. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!