Harga Tembakau Rajangan Kering Tulungagung Tembus Rp130 Ribu per Kilogram
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 20:05 WIB | Oleh: AlfredTULUNGAGUNG - Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung mencatat harga tembakau rajangan kering di wilayahnya melonjak hingga Rp130.000 per kilogram, jauh melampaui rata-rata daerah lain yang berada di kisaran Rp80.000 per kilogram.
Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Suyanto di Tulungagung, Jatim, Kamis, mengatakan dengan luas tanaman tembakau pada musim tanam 2026 mencapai 988 hektare, rata-rata produktivitas sekitar 21 ton tembakau rajangan kering per hektare.
"Dikarenakan ini masih baru saja panen, kami belum bisa memastikan total hasil panen tembakau, tetapi satu hektare lahan bisa menghasilkan 21 ton tembakau rajangan kering,” katanya, Kamis (17/9).
Dengan luasan tersebut, potensi produksi berdasarkan rata-rata produktivitas mencapai sekitar 20.748 ton tembakau rajangan kering, meskipun realisasi panen tahun ini belum ditetapkan.
Menurut Suyanto, tanaman tembakau di Tulungagung didominasi varietas Gagang Sidi dan Gagang Rejeb yang selama ini menjadi varietas unggulan daerah.
Tingginya harga juga dipengaruhi penyerapan pasar lokal. Tembakau hasil panen petani terserap untuk penjualan eceran maupun kebutuhan tembakau linting sendiri atau tingwe.
"Selain karena varietas unggulan, harga jual tembakau di Tulungagung yang tinggi itu juga karena habis untuk memenuhi pasar lokal seperti penjualan eceran hingga kebutuhan tingwe (linting dewe)," ujarnya.
Dispertan Tulungagung tidak menetapkan target produksi tembakau pada 2026. Namun, musim kemarau panjang dinilai mendukung budi daya hingga proses pengeringan hasil panen.
Suyanto mengatakan petani tetap membudidayakan tembakau karena komoditas tersebut dinilai memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan sejumlah komoditas pertanian lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!