PM Swedia Pilih Mundur Ditengah Rumitnya Koalisi
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 21:08 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengumumkan pengunduran dirinya di tengah kemenangan oposisi dalam pemilihan parlemen pada Kamis (17/9).
Kristersson memimpin blok kanan-tengah, yang mengalami kekalahan dalam pemilu 13 September.
"Saya meminta untuk diberhentikan dari jabatan sebagai perdana menteri," kata Kristersson dalam sebuah surat kepada Ketua Parlemen yang diunggah di platform X.
Blok oposisi kiri-tengah unggul dalam pemilihan parlemen Swedia setelah penghitungan suara awal rampung, dengan selisih tiga kursi lebih banyak dibanding blok kanan, menurut data yang dirilis komisi pemilihan umum pada Kamis (17/9).
Blok kiri-tengah mengantongi 49,5 persen suara atau 176 kursi dan blok kanan yang berkuasa memperoleh 48,8 persen suara atau 173 kursi.
Blok kiri terdiri dari Partai Sosial Demokrat yang diketuai mantan Perdana Menteri Magdalena Andersson, Partai Kiri, Partai Tengah, dan Partai Hijau.
Semntara itu, blok kanan terdiri dari Partai Moderat pimpinan PM Ulf Kristersson, Partai Demokrat Kristen, Partai Liberal, dan partai populis Demokrat Swedia.
Pemilihan parlemen Swedia berlangsung pada 13 September, dengan jumlah partisipan mencapai 84,8 persen.
Hasil resmi pemilihan tersebut rencananya akan diumumkan sekitar satu pekan setelah pemilihan berlangsung. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!