Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem Bursa Kerja Tangerang Diimbau Terintegrasi dengan Platform PaskerID Kemenaker

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 09:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sistem Bursa Kerja Tangerang Diimbau Terintegrasi dengan Platform PaskerID Kemenaker Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan.

TANGERANG – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong agar sistem bursa kerja digital yang dilaksanakan Pemkot Tangerang, Banten, dapat terintegrasi langsung dengan platform Pusat Pasar Kerja (PaskerID) milik Kemenaker.

Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenaker, Arnando Jujur Pardamean Siregar, mengatakan melalui integrasi dengan Pusat Pasar Kerja Kemenaker, warga Kota Tangerang tidak hanya terbatas pada peluang karier di dalam daerah.

"Mereka juga bisa mengakses berbagai kesempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan keahlian dan kompetensinya," kata Arnando dalam keterangannya di Tangerang, Selasa (25/8).

Kemenaker, lanjut Arnando, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Kota Tangerang dalam mengakselerasi penyerapan tenaga kerja melalui program keberpihakan masyarakat seperti "Gampang Kerja".

Program Gampang Kerja, katanya, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan persyaratan formal.

"Apa yang dilaksanakan Pemkot Tangerang sudah selaras dan sejalan dengan visi program Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Ketenagakerjaan hingga tingkat daerah. Kemenaker memastikan setiap warga yang memenuhi syarat mendapatkan kesempatan kerja yang adil," ujarnya.

Ke depan, Kemenaker berharap Pemkot Tangerang terus meyakinkan kesiapan angkatan kerjanya sejak dini melalui penguatan pelatihan vokasi dan perluasan program Magang Nasional dengan melibatkan perusahaan-perusahaan di Tangerang.

"Masyarakat perlu dibekali pengetahuan terkait perlindungan pekerja, hak dan kewajiban, serta syarat kerja. Dengan begitu, saat masuk dunia kerja mereka tidak berangkat dari nol, tetapi benar-benar siap. Tentu ini membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari rekan-rekan Disnaker serta dukungan publikasi masif dari Dinas Kominfo," harap Arnando.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan Program Gampang Kerja sepanjang 2025 menyerap 2.034 pencari kerja melalui Job Fair dan menyalurkan 6.206 pencari kerja melalui 116 Bursa Kerja Khusus.

Program Gampang Kerja turut menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kota Tangerang dari 5,92 persen pada 2024 menjadi 5,88 persen pada 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...

Pemkot Bandung Gaspol Gelar Gerakan Pangan Murah

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Nasional
Badan Informasi Geospasial ...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.