Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 12:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia Doc: Antara
Ket. Logo emblem Hyundai.

Korea Selatan - Karyawan Hyundai dan Kia di Korea Selatan melakukan mogok kerja penuh selama satu hari, pertama kalinya dalam satu dekade, untuk menuntut kenaikan upah, kepastian kerja, dan perpanjangan batas usia pensiun.

Aksi tersebut juga melibatkan pekerja dari sejumlah perusahaan pemasok yang memiliki tuntutan serupa. Laman Carscoops, Sabtu (21/8), melaporkan sekitar 40.000 anggota serikat pekerja Hyundai diperkirakan mengikuti aksi mogok. Sebagian pekerja bahkan mendatangi kantor pusat perusahaan untuk menggelar demonstrasi.

Selain meminta kenaikan upah dan bonus yang lebih besar, para pekerja menuntut batas usia pensiun wajib dinaikkan dari saat ini 60 tahun. Mereka juga meminta perlindungan kerja yang lebih kuat di tengah meningkatnya penggunaan otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI) di industri otomotif.

Kekhawatiran tersebut semakin besar setelah Hyundai Motor Group berencana mulai menggunakan robot buatan Boston Dynamics di sejumlah fasilitas produksinya pada 2028.

Robot humanoid Atlas diperkirakan mulai beroperasi di Hyundai Motor Group Metaplant America dalam dua tahun. Pada tahap awal, robot tersebut akan membantu pekerjaan pengurutan komponen.

Seiring perkembangan teknologi, kemampuan robot diperkirakan semakin meningkat hingga dapat melakukan perakitan komponen pada 2030. Kondisi itu memicu kekhawatiran pekerja bahwa otomatisasi pada akhirnya dapat menggantikan tenaga manusia demi menekan biaya dan meningkatkan produktivitas.

“Mogok ini untuk melindungi akar industri otomotif Korea dan menegakkan martabat tenaga kerja,” ujar Ketua Korean Metal Workers’ Union Park Sang-man.

Serikat pekerja menyebut aksi mogok bersama tersebut melibatkan karyawan dari sekitar 50 lokasi.

Aksi ini menjadi bagian terbaru dari rangkaian perselisihan ketenagakerjaan yang berlangsung sejak Juli dan sebelumnya mencakup mogok sebagian. Gangguan tersebut dilaporkan telah berdampak pada produksi sekitar 55.200 kendaraan dengan nilai lebih dari 1,67 miliar dolar AS atau sekitar Rp29,47 triliun.

Mogok kerja tersebut menunjukkan meningkatnya kekhawatiran pekerja industri otomotif Korea Selatan terhadap masa depan pekerjaan mereka di tengah percepatan penggunaan robot, AI, dan otomatisasi di sektor manufaktur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan
    Preview komentar:
    Wa Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan (PaninVita) ...
    Wa Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan (PaninVita) ...
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Olahraga
Real Madrid di Bawah Pelati...
Olahraga
Brentford Kalahkan Tottenha...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.