Presiden Trump Optimistis Pembicaraan Damai AS-Iran Kian Dekat
📅 Rabu, 29 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiDi tengah meredanya ketegangan antara Washington dan Teheran, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih memanas.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat sejumlah pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Iran di Irak dan menargetkan fasilitas minyak negara tersebut.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun Riyadh meminta pemerintah Irak mencegah wilayahnya digunakan sebagai lokasi peluncuran serangan terhadap Arab Saudi.
Menanggapi tuduhan tersebut, Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi memerintahkan penyelidikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pakistan, yang selama ini berupaya menjadi mediator konflik di Timur Tengah, turut mengecam serangan drone tersebut. Menurut Islamabad, aksi itu berpotensi memperburuk stabilitas kawasan.
Sementara itu, kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran mengklaim melancarkan serangan drone terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi sebagai balasan atas serangan udara Riyadh terhadap target-target Houthi. Pemerintah Arab Saudi belum memberikan tanggapan atas klaim tersebut.
Di sisi lain, militer Israel mengumumkan berhasil mencegat dua drone di dekat perbatasan Yordania dan masih menyelidiki asal peluncurannya. Meredanya konflik antara AS dan Iran langsung direspons positif oleh pasar global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bursa saham dunia menguat, sementara harga minyak mentah turun tajam karena investor berharap ketegangan tidak kembali meningkat. Harga minyak Brent, yang menjadi acuan internasional, turun sekitar enam persen ke kisaran 86 dollar AS per barel. Penurunan ini memberi angin segar bagi industri pelayaran di Teluk dan sektor energi global.
Meski gencatan senjata sementara berlangsung, Selat Hormuz masih menjadi isu utama dalam setiap upaya penyelesaian konflik.
Iran menegaskan tetap mempertahankan haknya mengelola jalur pelayaran strategis yang menjadi pintu keluar utama ekspor minyak dan gas dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!