Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPH Migas Kawal Penyaluran BBM Pascabencana di Flores, NTT

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPH Migas Kawal Penyaluran BBM Pascabencana di Flores, NTT Doc: BPH Migas
Ket. Penyerahan bantuan bagi warga terdampak bencana yang dilakukan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas (dua dari kiri) saat kunjungan kerja spesifik Komisi XII DPR ke Fuel Terminal Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Kamis (17/9/2026).

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengawal kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat pascabencana alam di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengawasan dilakukan bersama Komisi XII DPR RI melalui kunjungan kerja spesifik ke Fuel Terminal Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, pada 17-19 September 2026.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyampaikan kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan sektor energi, khususnya untuk melihat kondisi ketersediaan dan distribusi BBM setelah bencana melanda sejumlah wilayah di Flores.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh rantai pasok energi pascabencana berjalan tanpa hambatan. Alhamdulillah, saat ini seluruh kondisi penyaluran energi sudah kembali normal, baik pasokan yang dikirim dari Fuel Terminal Labuan Bajo, Reo, Ende, maupun fasilitas terminal lainnya," ujarnya saat menghadiri kegiatan kunjungan kerja tersebut, Kamis (17/9).

Menurut Wahyudi, pengawasan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga kelancaran distribusi hingga ke masyarakat.

Hal itu menjadi perhatian karena karakteristik wilayah NTT sebagai daerah kepulauan membuat penyaluran energi menghadapi tantangan geografis dan transportasi.

"Proses pemenuhan kebutuhan energi, mulai dari minyak tanah, Biosolar, hingga Pertalite, akan dikawal penuh oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui optimalisasi seluruh jaringan outlet resmi di wilayah NTT. Hal itu mencakup SPBU, agen, maupun pangkalan resmi yang ditunjuk untuk menyalurkan BBM sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku," tambahnya.

Wahyudi juga menyampaikan bahwa kondisi alokasi dan stok minyak tanah, Biosolar serta Pertalite tersedia dengan baik.

"Kami tegaskan bahwa alokasi APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) untuk komoditas tersebut lebih dari cukup," tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Marcus Mekeng menjelaskan karakteristik NTT sebagai provinsi kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan energi dan pembangunan infrastruktur.

Jarak antarwilayah, keterbatasan infrastruktur, ketergantungan pada transportasi laut, serta kondisi cuaca turut memengaruhi distribusi energi.

"Isu utama yang ingin kami ketahui adalah mengenai kondisi fasilitas fuel terminal di tempat ini. Selain itu, kami juga ingin melihat evaluasi capaian dalam beberapa tahun terakhir serta rencana program-program strategis ke depan," ujarnya.

Bantuan pascabencana

Kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan aksi sosial bagi warga terdampak bencana yang disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Izinkan Delegasi Iran Ha...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.