Media Luar Negeri Ramai Beritakan Indonesia Akhirnya Memiliki Kapal Induk Pertamanya
📅 Jumat, 18 Sep 2026, 13:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SJAKARTA - Kedatangan kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, di di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta, tak hanya menjadi perhatian di dalam negeri. Sejumlah media internasional turut menyoroti momen bersejarah ketika bekas kapal induk Angkatan Laut Italia, tersebut memasuki perairan Tanah Air.
The Washington Post, pada Jumat (18/9) atau Kamis, waktu Amerika Serikat, menempatkan kedatangan Garibaldi sebagai bagian dari langkah Indonesia memperkuat dan memodernisasi kemampuan militernya.
Laporan tersebut menyebut Indonesia kini menerima kapal induk pertamanya, setelah Garibaldi tiba di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat pagi. Kapal berusia 41 tahun itu disambut dalam upacara militer.
Sorotan juga datang dari Naval News, media internasional yang fokus pada isu pertahanan dan kekuatan maritim.
Dalam laporannya, Naval News secara tegas menyebut Garibaldi sebagai “Indonesia’s First Aircraft Carrier”. Media tersebut menyoroti perjalanan kapal dari Taranto, Italia, menuju Indonesia dan menyebut masuknya Garibaldi ke perairan nasional sebagai babak bersejarah bagi TNI AL.
Naval News juga melaporkan bahwa kapal yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi itu akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya setelah masuk dalam jajaran TNI AL.
Pemberitaan internasional tersebut muncul ketika Garibaldi tengah memasuki perairan Indonesia pada Kamis, 17 September. Kapal kemudian dikawal dua fregat TNI AL, KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, menuju Jakarta.
Negara kedua di Asia Tenggara
Pada bulan Maret, Italia setuju untuk memberikan kapal induk tersebut, yang akan dipensiunkan pada tahun 2024, kepada Indonesia dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan pertahanan Italia yang lebih luas dengan negara Asia Tenggara tersebut. Italia sedang mencari kesepakatan terkait kapal selam dan pesawat terbang, dan pemberian kapal induk kepada Indonesia juga menghemat biaya penonaktifan kapal tersebut.
Ditulis oleh media Inggris, The Guardian,
pengalihan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara kedua di Asia Tenggara yang memiliki kapal induk dalam armadanya. Yang pertama adalah HTMS Chakri Naruebet milik Thailand, yang dioperasikan pada tahun 1997 setelah dibeli dari Spanyol bersama dengan pesawat tempur AV-8S Matador yang mampu beroperasi dari kapal induk.
Garibaldi tersebut akan secara resmi diresmikan menjadi bagian dari TNI Angkatan Laut minggu depan dengan nama KRI Gajah Mada, diambil dari nama pemimpin militer terkenal era Majapahit abad ke-14, yang kampanye dan visinya tentang kepulauan yang bersatu telah menjadikannya salah satu tokoh sejarah Indonesia yang paling dihormati.
Prioritas pemerintah
Pengembangan pertahanan merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, karena beliau menganjurkan perluasan militer melalui pembelian kapal selam, fregat, jet tempur, rudal, dan mendorong kerja sama pertahanan yang lebih besar dengan berbagai negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!