Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

31 Jumat, 18 Sep 2026, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada Doc: ANTARA/X
Ket. Ilustrasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi.

JAKARTA - TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.

"KRI Sriwijaya merupakan kapal induk pertama di jajaran TNI Angkatan Laut, yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi (C551)," seperti dikutip siaran pers resmi Koarmada RI yang diunggah di akun instagramnya @koarmada_ri

Antara mengonfirmasi kembali kebenaran rilis tersebut kepada Kepala Dinas Penerangan Komando Armada (Koarmada) RI Kolonel (P) Wishnu Ardiansyah dan dia membenarkan.

Kapal tersebut telah tiba di Jakarta dam saat ini sandar di Dermaga 107, Tanjung Priok.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menginformasikan kapal induk KRI Gajah Mada dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

Ali meminta dukungan doa dari masyarakat Indonesia untuk kelancaran perjalanan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gajah Mada yang berlayar dari Italia menuju Indonesia pada Senin malam pukul 22.00 waktu setempat.

"Kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata Ali dalam acara kunjungan di Kraton Majapahit, Jakarta, Senin (24/8).

Ia menjelaskan saat ini kapal induk pertama Indonesia itu masih bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan masih menggunakan bendera Italia.

Saat tiba di Indonesia, kapal yang dimiliki Indonesia dengan skema hibah antarpemerintah itu baru berganti bendera dan nama menjadi KRI Gajah Mada.

"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia tetapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada. Mohon doanya, semoga selamat dalam perjalanan, sukses," ujar KSAL saat itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.