Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Bukan Sekadar UMKM, 153 Usaha Menengah Ini Mulai Disiapkan Menuju IPO

29 Jumat, 18 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar UMKM, 153 Usaha Menengah Ini Mulai Disiapkan Menuju IPO Bukan Sekadar UMKM, 153 Usaha Menengah Ini Mulai Disiapkan Menuju IPO Doc: Antara foto/HO-Kementerian UMKM
Ket. Arsip - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman (kiri) dalam peluncuran program RISE To IPO, di Jakarta, Rabu (9/7/2025).

JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengkurasi 153 perusahaan usaha menengah yang dinilai berpotensi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui program RISE TO IPO 2026.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan 153 perusahaan tersebut merupakan peserta rangkaian program yang digelar di Surabaya, Makassar, dan Bandung.

"Setelah memperoleh pemahaman dasar mengenai IPO, perusahaan yang memenuhi kriteria akan mengikuti proses kurasi untuk mendapatkan pendampingan yang lebih intensif," ujar Bagus dalam keterangan kementerian di Jakarta, Kamis.

Program RISE TO IPO 2026 diawali di Surabaya pada 18 Juni 2026 dengan melibatkan 50 perusahaan, kemudian dilanjutkan di Makassar pada 16 Juli sebanyak 45 perusahaan, dan Bandung pada 31 Agustus sebanyak 58 perusahaan.

Saat ini, seluruh perusahaan yang mengikuti rangkaian kegiatan di tiga kota tersebut berada dalam tahap kurasi untuk menilai kelayakan, kesiapan bisnis, serta potensi perusahaan melanjutkan proses menuju penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Perusahaan yang terpilih dalam Intensive Bootcamp RISE TO IPO akan memperoleh pendampingan lebih lanjut bersama praktisi pasar modal.

Pendampingan mencakup pembenahan aspek legal, keuangan, tata kelola, serta strategi yang diperlukan dalam persiapan menuju IPO.

Bagus mengatakan program tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai peluang pendanaan melalui pasar modal, tetapi juga mendorong usaha menengah memperkuat fundamental bisnis sebelum mengakses sumber pembiayaan tersebut.

"Perusahaan perlu mempersiapkan fundamental bisnis, tata kelola, aspek keuangan, dan legalitasnya secara bertahap," katanya pula.

Setelah melalui tahapan pendampingan dan memenuhi kesiapan yang diperlukan, perusahaan peserta akan diarahkan mengikuti program IDX Incubator 2027 sebagai bagian dari pembinaan lanjutan.

Kementerian UMKM bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam program RISE TO IPO 2026 untuk memperluas edukasi pasar modal kepada usaha menengah sekaligus membuka alternatif sumber pendanaan bagi pengembangan usaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Dorong Pem...

PT KAI Luncurkan Kampanye "Ayo Naik Kereta"

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Kampanye "...
Luar Negeri
Swiss Buka Pintu Tuan Rumah...
Megapolitan
Kolaborasi Dinamis dan Prod...
Nasional
Mentan Minta Usut Tuntas Du...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.