Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku Usaha Magelang Diajak Bikin Koperasi, Menkop Ungkap Alasan Pentingnya

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 07:30 WIB | Oleh:
Pelaku Usaha Magelang Diajak Bikin Koperasi, Menkop Ungkap Alasan Pentingnya Doc: Antara foto
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono meninjau stand Borobudur Indonesia Expo di Alun-Alun Magelang.

MAGELANG - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), ekonomi kreatif hingga pelaku pariwisata di Kota Magelang, Jawa Tengah, membentuk koperasi berbasis komunitas.

Ia di Magelang, Kamis malam, menyampaikan koperasi dinilai dapat menjadi wadah untuk memperkuat usaha sekaligus membuka akses permodalan yang lebih luas.

"Langkah ini dinilai dapat memperkuat usaha para pelaku ekonomi sekaligus membuka akses terhadap permodalan dan pembinaan," katanya usai membuka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang.

Ia mengatakan, pembentukan koperasi dapat dimulai dengan menghimpun para pelaku usaha atau komunitas yang memiliki bidang usaha sejenis.

Menurut dia, dengan bergabung dalam koperasi , para pelaku usaha diharapkan dapat membangun kekuatan ekonomi secara bersama-sama sekaligus meningkatkan skala usaha.

Keberadaan koperasi, katanya, juga dapat mempermudah anggota mengakses dukungan permodalan, baik melalui lembaga dana bergulir maupun perbankan.

Selain itu, anggota koperasi dapat memperoleh program inkubasi dan pembinaan langsung dari Kementerian Koperasi.

"Karena memang sebagian besar dari pelaku usaha, UMKM itu perorangan dan kelemahan mereka belum punya badan usaha. Dan badan usahanya kita mendorong membentuk koperasi. Begitu juga di kegiatan ekonomi kreatif, anak-anak muda yang kreator, konten kreator, animator itu untuk membentuk koperasi," katanya.

Menkop berharap semakin banyak pelaku usaha, UMKM,ekonomi kreatif dan pariwisata di Magelang yang membentuk koperasi sesuai bidang usaha masing-masing.

Dengan demikian, katanya, koperasi tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga dapat memperkuat usaha, memperluas jaringan serta meningkatkan kapasitas ekonomi para anggotanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
El Nino Makin Intensif hing...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.