Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkomdigi Ungkap Tantangan “AI” dalam Peradilan

30 Selasa, 25 Agu 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Wamenkomdigi Ungkap Tantangan “AI” dalam Peradilan Wamenkomdigi Ungkap Tantangan “AI” dalam Peradilan Doc: Humas Kemkomdigi
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menilai perkembangan kecerdasan artifisial (AI) menghadirkan tantangan baru dalam proses peradilan. Menurut Nezar, kemampuan AI generatif menghasilkan video, foto, dan suara sintetis dapat mempersulit proses autentikasi barang bukti.

“Ini menjadi hal signifikan ketika dalam proses peradilan ada alat bukti. Baik berupa rekaman, video, maupun foto,” ujar Nezar dalam acara National Law Forum di Jakarta Pusat, Senin (24/8).

Menurut dia, teknologi AI kini mampu menghasilkan konten yang menyerupai kejadian nyata dengan tingkat kemiripan semakin tinggi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi aparat penegak hukum untuk memastikan keaslian bukti yang diajukan dalam persidangan.

“Bagaimana bukti tersebut bisa meyakinkan majelis hakim? Bagaimana forum pengadilan bisa melakukan autentikasi terhadap barang bukti?” kata dia.

Nezar menilai, perkembangan tersebut menuntut para pekerja di bidang hukum meningkatkan pemahaman mengenai teknologi digital dan AI. Namun, AI juga dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan efektivitas layanan hukum dan proses administrasi peradilan.

Teknologi tersebut dapat membantu penyusunan dokumen, analisis hukum, serta pengelolaan administrasi perkara secara lebih sistematis. Nezar mencontohkan Mahkamah Agung telah memanfaatkan AI melalui sistem smart majelis untuk membantu memproses administrasi perkara.

“Mahkamah Agung telah memakai teknologi AI untuk membuat semacam smart majelis dalam memproses administrasi kasus. Di mana diketahui jumlahnya sampai puluhan ribu,” ujarnya.

Meski demikian, Nezar menegaskan AI hanya berfungsi sebagai alat bantu dalam proses peradilan dan tidak menggantikan peran manusia. “Yang menentukan tetap hakim, bukan AI, tapi tetap manusianya, bukan AI karena AI hanya membantu,” tegas Nezar. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Pemprov Jakarta Terus Dorong Pilah Sampah dari Rumah

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Jakarta Terus Doron...
Luar Negeri
PBB Soroti Lambatnya Pemuli...
Nasional
UMKM Butuh Izin Mudah, Buka...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.