Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia-Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis, Perkuat Industri Pertahanan

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 16:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia-Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis, Perkuat Industri Pertahanan Doc: Antara
Ket. Pendiri Republikorp Group Holding Norman Joesoef (kiri) dan Thierry Renaudin selaku Presiden Arquus menandatangani perjanjian kerja sama produksi kendaraan taktis dalam ajang Eurosatory 2026 di Paris, Prancis.

Jakarta - Pemerintah Indonesia memperkuat langkah menuju kemandirian industri pertahanan nasional melalui penandatanganan perjanjian kerja sama produksi kendaraan taktis.

Penandatanganan dilakukan antara PT Republik Motor Internasional (RMI), anak perusahaan Republikorp, dan Arquus, perusahaan manufaktur kendaraan militer asal Prancis yang merupakan bagian dari John Cockerill Group.

"Kemandirian industri pertahanan tidak dibangun melalui produk semata, tetapi melalui penguasaan pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan semakin banyak kemampuan yang dapat tumbuh dan berkembang di Indonesia," ujar Pendiri Republikorp Group Holding Norman Joesoef dalam keterangan diterima di Jakarta, Rabu (17/6).

Penandatanganan tersebut berlangsung pada ajang Eurosatory 2026 di Paris, Prancis, dan menjadi tonggak penting dalam pengembangan kapabilitas kendaraan taktis di Indonesia.

Perjanjian itu ditandatangani Thierry Renaudin selaku Presiden Arquus dan Norman Joesoef sebagai wujud komitmen kedua perusahaan dalam membangun kemitraan jangka panjang yang berfokus pada pengembangan kemampuan industri pertahanan nasional, transfer pengetahuan dan teknologi serta penguatan kapasitas produksi kendaraan taktis di Indonesia.

Hal tersebut menjadi landasan bagi pengembangan kemampuan produksi kendaraan taktis di dalam negeri guna mendukung kebutuhan operasional pertahanan Indonesia sekaligus memperkuat kapasitas industri nasional.

Republikorp menyatakan bahwa sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang luas dan beragam tantangan geografis, Indonesia membutuhkan platform mobilitas darat yang andal untuk mendukung mobilitas pasukan, operasi pengamanan wilayah serta berbagai misi pertahanan dan keamanan nasional.

Adapun, kemitraan itu dibangun berdasarkan keterlibatan dan pengalaman Arquus dalam mendukung kebutuhan kendaraan militer di Indonesia.

Melalui kolaborasi itu, kedua perusahaan akan mengembangkan kemampuan produksi lokal, memperkuat kompetensi industri nasional serta mendorong pengembangan rantai pasok industri pertahanan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, mampu memperluas kemampuan manufaktur dalam negeri serta memperkuat kemampuan pemeliharaan dan dukungan masa guna operasional kendaraan di Indonesia.

Kapabilitas tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan operasional dan kesiapan pertahanan nasional dalam jangka panjang.

Bagi Indonesia, kemitraan dengan Prancis di sektor kendaraan pertahanan merupakan bagian penting dari upaya membangun industri pertahanan yang modern, mandiri, dan berdaya saing global.

Pengembangan kendaraan taktis di dalam negeri tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pertahanan nasional, tetapi juga memperkuat fondasi industri strategis yang mampu menghasilkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan meningkatkan penguasaan teknologi nasional.

Untuk diketahui, PT RMI merupakan anak perusahaan PT Republikorp Defense Industry Holding yang berfokus pada pengembangan kapabilitas mobilitas strategis dan kendaraan pertahanan di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wagub DKI Siapkan SDM AI un...
Daerah
Kalbar Sambut Kepulangan 1....
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.