Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hidayat Nur Wahid Advokasi Penerima Bansos Agar Lebih Berdaya

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 15:00 WIB | Oleh:
Hidayat Nur Wahid Advokasi Penerima Bansos Agar Lebih Berdaya Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR RI Hidayat saat melakukan Supervisi P2K2 di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (28/7).

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mengadvokasi penerima bansos dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bisa berdaya.

HNW sapaan akrabnya mengungkapkan Kementerian Sosial memiliki Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) berupa bantuan usaha hingga 5 juta rupiah per KPM dalam rangka mendukung agenda pengentasan kemiskinan.

“Banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya program ini. Karena itu saya mengajak para KPM PKH yang memiliki semangat berusaha agar memanfaatkan kesempatan tersebut melalui pendamping PKH masing-masing. Jangan sampai bantuan pemberdayaan yang sudah disiapkan pemerintah justru tidak dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hidayat saat melakukan Supervisi P2K2 di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (28/7).

Anggota DPR RI Fraksi PKS ini menilai pemberdayaan ekonomi menjadi sangat penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, karena makna kemerdekaan juga harus diwujudkan dengan semakin banyaknya keluarga Indonesia yang mampu bangkit secara ekonomi.

“Dengan semakin banyak KPM PKH yang berani memulai usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan pada saatnya nanti tidak lagi bergantung pada bantuan sosial, maka diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat berbasis keluarga,” lanjutnya.

HNW juga mengapresiasi para Pendamping PKH yang terus mendampingi masyarakat di lapangan. Dirinya meminta sinergi seluruh pihak untuk memperkuat keberhasilan berbagai program perlindungan sosial yang menjadi amanat konstitusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.