Menpar Perkuat Ekosistem Pariwisata Halal di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo
📅 Senin, 01 Jun 2026, 16:50 WIB | Oleh: SriyonoHaikal optimistis sinergi antara Kementerian Pariwisata dan BPJPH dapat memperkuat industri halal nasional sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2028–2029.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat,” katanya.
Mewakili Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Desa Wisata Jatimulyo. Menurut Imam, sertifikasi halal memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pemenuhan aspek administratif.
“Ketika produk-produk UMKM di desa wisata memperoleh sertifikasi halal, yang sedang kita bangun bukan hanya legalitas produk, melainkan peradaban usaha yang lebih bermartabat. Kita sedang menegaskan bahwa desa mampu menjadi ruang ekonomi yang maju tanpa kehilangan keluhuran nilainya,” kata Imam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, berharap sertifikasi halal dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus meningkatkan minat kunjungan ke berbagai destinasi wisata di wilayahnya.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan terus berupaya agar semakin banyak destinasi wisata di Kulon Progo yang memiliki sertifikasi halal,” ucap Agung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!