Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Optimistis Capaian Penerimaan Negara 2026 Lebih Baik

3 Kamis, 28 Mei 2026, 19:23 WIB | Oleh:
Menkeu Optimistis Capaian Penerimaan Negara 2026 Lebih Baik Menkeu Optimistis Capaian Penerimaan Negara 2026 Lebih Baik Doc: RRI/Magdalena Krisnawati
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini penerimaan negara akan terus membaik di tahun ini seiring tren meningkatnya penerimaan pajak dan bea cukai.

"Kan sebelumnya kita (penerimaan pajak pada akhir April 2026) tumbuh 16 persen ya. Sekarang sudah naik lagi ke 20 persen, tadi Pak Dirjen melaporkan," kata Menkeu Purbaya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Jakarta, Rabu (27/5).

Sehingga menkeu melihat capaian target tahun ini akan baik, begitu juga dengan penerimaan dari bea cukai diprakirakan akan bagus. Menurut dia, kinerja penerimaan yang makin membaik itu adalah hasil dari proses restrukturisasi di institusi pajak serta bea cukai.

"Penerimaan akan bagus sekali tahun ini dan tahun ke depannya. Kita gunakan semua teknologi yang ada termasuk kecerdasan buatan (AI) di Pajak maupun di Bea Cukai," Menkeu Purbaya.

Menurut dia penggunaan teknologi dan AI, dapat memudahkan proses kerja sehingga lebih efisien. Penggunaan Coretax juga mendorong peningkatan penerimaan pajak secara signifikan dari pembayaran pajak yang kurang bayar.

"Karena dengan Coretax, semuanya dihitung hampir otomatis. Jadi orang gak bisa lari dari pembayaran pajak, mau kerja di berapa perusahaan pun akan tercatat di Coretax," kata Menkeu Purbaya.

Sementara itu, dari laporan realisasi APBN hingga akhir April 2026, penerimaan negara sudah mencapai Rp918 triliun. Pertumbuhannya meningkat menjadi 13,3 persen dibandingkan Maret 2026.

Dari jumlah tersebut, penerimaan pajak hingga akhir April tumbuh 16,1 persen atau sebesar 646 triliun . Sedangkan penerimaan perpajakan dari bea cukai tercatat tumbuh 0,6 persen atau senilai Rp100,6 triliun

Dukungan penerimaan negara yang positif inilah, yang membuat defisit anggaran bulan April 2026 menurun. Dari 0,93 persen di bulan Maret menjadi 0,64 persen di bulan April 2026. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Serangan Siber Ganggu Siste...

Stok Cadangan Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton

22 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...

Uji Publik Calon Anggota KND

45 menit yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.