Lestari Moerdijat: Bangun Kesadaran Kolektif untuk Antisipasi Ancaman Hantavirus
📅 Kamis, 14 Mei 2026, 06:32 WIB | Oleh: SriyonoPada masa inkubasi, jelas Erlina, paparan Hantavirus tidak menimbulkan gejala khusus. Gejala yang muncul seperti demam, mual, mirip flu, dan sesak nafas.
Untuk menghindari paparan virus tersebut, Erlina mengingatkan, agar masyarakat mewaspadai area gudang, kawasan bekas banjir, dan area yang kerap ditinggali tikus yang merupakan pembawa Hantavirus.
Debu dan udara di lingkungan yang ditinggali tikus, tambah Erlina, berpotensi terhirup manusia yang memicu paparan Hantavirus di paru-paru.
Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI – Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan bahwa berdasarkan catatan WHO, fase penularan Hantavirus dalam skala global masih tergolong rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tetapi, jelas Tjandra, harus diingat, dari sejumlah orang di kapal pesiar yang diduga terpapar Hantavirus ada warga negara Singapura.
Kewaspadaan, tegas Tjandra, sangat perlu, tetapi juga tidak harus menimbulkan kepanikan dalam menghadapi potensi ancaman Hantavirus di tanah air.
Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi mengapresiasi langkah-langkah antisipasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan terhadap ancaman Hantavirus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah antisipasi Hantavirus, ujar Nurhadi, jangan dilihat dari sisi kesehatan semata, tetapi lebih luas lagi dari sisi kesiapsiagaan nasional.
"Kita tidak bisa lagi menunggu sebuah kasus kesehatan menjadi besar dulu, baru dilakukan tindakan. Negara harus hadir dalam upaya ini," ujar Nurhadi.
Menurut Nurhadi, sistem kesehatan, surveillance, edukasi, dan sosialisasi masyarakat terkait ancaman sejumlah penyakit, harus terus disempurnakan dan ditingkatkan.
Wartawan senior Saur Hutabarat mengungkapkan, berbagai negara memiliki kebijakan yang berbeda terkait lamanya isolasi dilakukan dalam menghadapi ledakan sebaran virus.
Mengutip WHO, ujar Saur, untuk mengantisipasi penyebaran virus dilakukan 42 hari monitoring dan karantina.
Meski begitu, tambah dia, setiap negara menerapkan kebijakan lamanya isolasi yang beragam. Kanada menerapkan lamanya isolasi selama 21 hari, Yunani 45 hari, di Inggris
menerapkan 72 jam isolasi di klinik dengan pengamatan khusus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!