Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf Berharap Indonesia Selalu Jadi Lokasi Syuting Film Internasional

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Menekraf Berharap Indonesia Selalu Jadi Lokasi Syuting Film Internasional Doc: Dokumentasi Kemenekraf

JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, menginginkan Indonesia selalu dijadikan destinasi utama lokasi syuting film internasional. Demikian disampaikannya saat meninjau proses syuting film Happy Eyes di Taman Safari Indonesia, Bogor, Jumat (7/8) lalu.

Film tersebut merupakan hasil kolaborasi Moana Films dari Prancis dan Jungle Run Productions Indonesia. Proses syuting berlangsung sepenuhnya di Indonesia selama 40 hari, dengan lokasi utama di Taman Safari dan Tanjung Lesung, Banten.

Menekraf menegaskan kekayaan alam, keanekaragaman hayati, budaya, serta talenta lokal menjadi daya tarik Indonesia bagi produksi film internasional. Menurut dia, kolaborasi produksi film asing dengan pelaku industri kreatif membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi.

"Indonesia ingin semakin membuka diri untuk produksi-produksi film dari berbagai negara,” ujar dia, Minggu (9/8). “Kita ingin alam, tim produksi dan talenta-talenta Indonesia bisa semakin berkolaborasi,”.

Produksi film Happy Eyes melibatkan lebih dari 200 kru, di mana sekitar 70 persen berasal dari Indonesia. Menekraf menilai masuknya produksi film internasional memberikan dampak berganda bagi perekonomian.

Mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga penggerakan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi, logistik, dan pariwisata. Menurut dia, pemerintah juga terus berupaya memperkuat dukungan bagi produksi film asing.

Di antaranya melalui koordinasi antarlembaga serta kemudahan visa, perizinan, dan keluar-masuk peralatan produksi. Executive Producer Happy Eyes, Joe Yaggi, mengapresiasi dukungan pemerintah dan menilai kru mampu bekerja dalam standar produksi internasional.

“Kru dari Prancis sangat senang bekerja sama dengan kami,” ujar dia.

Joe berharap film seperti ini lebih banyak diproduksi karena kru lokal bisa bekerja dengan standar internasional.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau, mengatakan produksi film Happy Eyes dapat menjadi sarana storytelling. Tujuannya untuk memperkenalkan upaya konservasi kepada masyarakat luas.

“Ini adalah suatu cerita yang bisa dipakai untuk mendorong konservasi sebagai salah satu pilar Taman Safari Indonesia,” ucap dia. “Menjadi bagian dari hal-hal besar seperti ini adalah impian Taman Safari ke depan.” ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
Tidak di JIS, Duel Persija ...

Penyerang Kosta Rika Jadi Pemain Terakhir PSIM

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Penyerang Kosta Rika Jadi P...

PSIM Sengaja Uji Coba dengan Lawan Level Bawah

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Sengaja Uji Coba denga...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.