Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IDAI Promosilan Gerakan ASI Eksklusif hingga 2 Tahun

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 18:15 WIB | Oleh:
IDAI Promosilan Gerakan ASI Eksklusif hingga 2 Tahun Doc: Dokumentasi RRI
Ket. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso

JAKARTA - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menggaungkan atau menyebarluaskan gagasan gerakan pemberian Air Susu Ibu eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun. Upaya meningkatkan cakupan pemberian ASI perlu diwujudkan melalui aksi nyata dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita mengadakan satu acara yang saya kira sangat penting. Mudah-mudahan tidak hanya sekadar seremonial, tapi dilanjutkan dengan tindakan nyata yang intinya bisa berusaha meningkatkan persentase ibu-ibu yang memberikan ASI penuh selama dua tahun,” kata Ketua IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, saat memberikan sambutan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8).

Ia menilai keberhasilan pemberian ASI dapat dimulai melalui pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Menurutnya, cakupan IMD di Indonesia masih tergolong rendah, padahal berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

“Untuk keberhasilan ASI itu bisa dimulai dengan Inisiasi Menyusui sejak Dini (IMD). Di Indonesia ini masih rendah, padahal itu juga salah satu hal yang berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif,” ucap Piprim.

Piprim menekankan dukungan keluarga, termasuk ayah, kakek, dan nenek, berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI kepada anak. Menurut dia, dukungan keluarga dapat membantu ibu mempertahankan pemberian ASI eksklusif hingga anak berusia enam bulan.

“Dukungan dari keluarga sekitar ini juga sangat penting, terutama kakek neneknya. Ini ada istilah baru, kakek ASI, selain ayah ASI,” ucap Piprim.

Piprim mengajak seluruh masyarakat mendukung gerakan ASI eksklusif, termasuk memberikan ruang dan dukungan kepada ibu menyusui yang bekerja. Ia menilai dukungan lingkungan kerja penting agar ibu tetap dapat memberikan ASI secara optimal kepada anak.

“Kami mohon bantuan dari segenap lapisan masyarakat untuk ikut mendukung gerakan ASI eksklusif ini. Ini bisa di mana saja berada,” ujar Piprim.

Piprim menyoroti gempuran iklan di media dan media sosial yang memengaruhi pilihan masyarakat terkait asupan anak. Ia mengajak masyarakat memperkuat edukasi agar pemberian ASI eksklusif tetap menjadi pilihan utama bagi keluarga.

“Gempuran iklan-iklan di media, di media sosial maupun platform lain ini saya kira cukup gencar. Ini tentu saja perlu dukungan kita semua,” kata dia.

Piprim menilai gerakan ASI membutuhkan keterlibatan berbagai pihak termasuk influencer dan pegiat kampanye pemberian ASI. Menurut dia, kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendorong masyarakat memberikan ASI eksklusif hingga anak berusia dua tahun.

“Kita butuh perjuangan kita semua supaya anak-anak Indonesia bisa mendapatkan ASI eksklusif. Bahkan ASI hingga dua tahun, termasuk dukungan juga buat ibu bekerja,” kata Piprim. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Komite Eksekutif Papua Kawa...
Luar Negeri
Negeri Samba Gelar Pemilu y...

Korsel: Korut Luncurkan Misil Berteknologi AI

47 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korsel: Korut Luncurkan Mis...

Kaum Migran Myanmar Kembali ke Tanah Air

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Kaum Migran Myanmar Kembali...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.